Bentrok dengan TNI, 10 Warga Kebumen Luka Serius

Sabtu, 22 Agustus 2015 - 21:37 WIB
Bentrok dengan TNI,...
Bentrok dengan TNI, 10 Warga Kebumen Luka Serius
A A A
KEBUMEN - Untuk kedua kali, warga pesisir yang berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, bentrok fisik dengan aparat TNI Kebumen, Sabtu (22/8/2015). Akibatnya, puluhan warga mengalami luka serius.

Kejadiannya bermula saat ratusan warga, petani, pemuda di beberapa Desa Wiromartan, Kecamatan Mirid ditambah warga Desa Petangkuran, Kecamatan Ambal, dan Desa Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren berkumpul dan berencana mengadang proses pemagaran yang dilakukan oleh aparat TNI.

Dalam pantauan, massa tiba di lokasi pukul 09.00 WIB dan mendengarkan orasi yang diberikan oleh Kades Wiromartan Widodo Sunu Nugroho. Dengan menggunakan alat megafon, Kades Sunu meminta agar pihak TNI berkomunikasi dengan warga setempat.

Warga menilai pemagaran yang menerjang lahan-lahan milik petani sebagai tindakan ilegal, tak berizin, tanpa pamit ataupun pemberitahuan ke pemerintah desa setempat.

"Kami menolak upaya pemagaran ini. Karena kami menganggap kegiatan pemagaran adalah illegal dan tanpa izin dari pemerintah desa kami," ucap Sunu.

Saat orasi berlangsung, sejumlah anggota TNI merangsek ke tengah-tengah massa dan membubarkan kumpulan warga yang saat itu sedang mendengarkan orasi.

Menyaksikan upaya paksa TNI untuk membubarkan mereka, ratusan warga melakukan perlawanan dengan tangan kosong. Terjadilah adu fisik antara warga, pemuda, petani melawan anggota TNI. Sementara para wanita dan ibu-ibu menyelamatkan diri masing-masing.

Puluhan warga mengalami luka parah. Sunu yang saat itu tengah berorasi pun tak luput menjadi korban kekerasan dalam bentrok fisik itu. Sunu mengalami patah tulang tangan kiri dan mengalami luka di bagian kepala. Total sepuluh warga mengalami luka serius dan harus dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan medis.

Kesepuluh orang itu masing-masing Parman (40), Samingan (35), Widodo Sunu Nugroho (36), Ratiman (36), Prayoga (49), Rajab (27), Kusnanto (29), Sri Rohani (18), Pawit (37), dan Kuwat (39). Para korban rata-rata mengalami cedera di bagian kepala akibat pukulan anggota TNI AD.

Menurut keterangan Kepala Puskesmas Mirit Yamoto, dari sepuluh orang tersebut, enam di antaranya dirujuk ke RSUD Dr Soedirman Kebumen. Mereka adalah Parman, Samingan, Widodo Sunu Nugroho, Ratiman, Prayoga, dan Rajab.

"Keenam korban harus kami rujuk ke RSU Kebumen karena luka mereka cukup serius," kata ungkap Yamoto kepada wartawan.

Terpisah, Mayor Infanteri Kusmayadi yang menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan Laboratorium Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD 403 Zipur menerangkan bahwa pihak TNI sudah melakukan sosialisasi secara prosedural tentang kegiatan pemagaran yang dilakukan TNI untuk kemanan warga jika pihak TNI sedang latihan militer.

"Tujuannya juga untuk melindungi warga saat kami berlatih perang dan pelatihan militer lainnya. Kami juga tidak tahu mereka kurang jelas atau kurang paham, di daerah lain pun sudah dilakukan dengan lancar dan tidak ada masalah," tegas Mayor Infanteri Kusmayadi kepada wartawan.

Pihak TNI, lanjut Kusmayadi, berusaha bertindak persuasif. Namun warga, khususnya warga Desa Wiromartan ngotot tidak akan pergi dari lokasi pemagaran.

"Tidak ada bentrok, cuma kami mendesak dan menyingkirkan warga agar menjauh dari lokasi. Karena lokasi pemagaran adalah tanah inventaris negara yang harus kami amankan dan harus kita perjelas batas dan lokasi ini," ujar Kusmayadi.

PILIHAN:
Tiga Anggota TNI Terkena Ledakan Setelah Upacara HUT RI
(zik)
Berita Terkait
Remaja 15 Tahun Korban...
Remaja 15 Tahun Korban Tawuran di Makassar Terkena Anak Panah di Dada
Rampas Sepeda Motor...
Rampas Sepeda Motor Picu Tawuran Antar 2 Kelompok Pemuda di Medan
Tragis, 37 Warga Pubabu...
Tragis, 37 Warga Pubabu Besipae Diserang Warga Desa Tetangga
Breaking News! Abepura...
Breaking News! Abepura Papua Mencekam 2 Kelompok Warga Bentrok Terdengar Suara Tembakan
Polres Tapanuli Selatan...
Polres Tapanuli Selatan Buru Dalang Bentrok Warga dari Dua Desa
Bentrok Antar Warga...
Bentrok Antar Warga 2 Desa di Tapsel: 3 Orang Luka Tembak Senapan Angin
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
6 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
6 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
6 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
7 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
8 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved