Wali Kota Tak Berdaya Atasi Parkir Liar

Sabtu, 15 Agustus 2015 - 10:52 WIB
Wali Kota Tak Berdaya...
Wali Kota Tak Berdaya Atasi Parkir Liar
A A A
SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang diminta lebih tegas menertibkan masalah parkir liar.

Selain menggandeng penegak hukum, kepala daerahnya juga diminta berani mengambil risiko. Menurut pengamat politik dari Undip Semarang Turtiyantoro, masalah parkir liar di Semarang ini bukan hanya soal manajemen, tapi juga politik. Kepala daerah yang berkuasa diduga memiliki hubungan transaksional dengan para pelaku parkir liar.

Akibatnya, parkir liar tidak pernah terselesaikan hingga sekarang. “Penguasa pasti ingin menjaga hubungan baik dengan konstituen (pemilihnya), termasuk pemilik lahan parkir. Mereka tidak sampai hati jika harus tegas menertibkan, hingga akhirnya terjadi pembiaran,” papar Turtiyantoro kemarin.

Kasus pembiaran ini pernah terjadi beberapa waktu silam di daerah bantaran Banjir Kanal Timur (BKT). Waktu era reformasi dulu, bantaran BKT ini bersih. Tetapi karena adanya pembiaran kepala daerah, kawasan itu kini dihuni banyak sekali bangunan liar. “Pemerintahnya menjadi tidak berdaya karena mereka adalah konstituen,” ucapnya.

Turtiyantoro mengatakan, pemimpin yang baik seharusnya berani mengambil risiko. Termasuk bertindak tegas kepada para konstituennya ketika melakukan pelanggaran. Dia yakin masyarakat sebenarnya sudah sadar telah melanggar aturan. Karena itu, yang dibutuhkan tinggal ketegasan pemimpin menertibkannya.

“Contoh Jokowi, berhasil merelokasi pedagang kaki lima ketika menjabat Wali Kota Solo maupun Gubernur DKI Jakarta. Masyarakat sebenarnya sudah sadar, hanya perlu ketegasan pemimpin saja,” ungkapnya.

Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang Ari Purbono menerangkan, untuk menertibkan parkir liar, pemkot seharusnya bekerja sama dengan penegak hukum seperti TNI, Polri, maupun Kejaksaan. Kerja sama itu diyakini mampu menangani secara hukum semua pelanggaran terkait pengelolaan parkir.

“Saya yakin dengan kerja sama itu bisa meminimalisir kebocoran dan masalah parkir lainnya. Sehingga pemasukan PAD (pendapatan asli daerah) dari parkir pun akan meningkat,” ucapnya. Kerja sama dengan penegak hukum itu dinilai sebagai terobosan yang sangat diperlukan saat ini.

Di samping itu, pemkot juga harus bersikap tegas terhadap pelanggaran pengelolaan parkir. Maraknya parkir liar dan tingkat kebocoran PAD yang tinggi di sektor parkir menunjukkan pemkot tidak mampu dan tidak tegas. “Sebenarnya masalah parkir sudah lama tapi belum juga beres. Contoh Kota Medan, pemasukan PAD dari parkir bisa mencapai Rp20 miliar,” ujarnya.

Ari juga mengkritisi parkir di rumah sakit dan bandara serta perkantoran-perkantoran yang dikelola oleh swasta. Seharusnya parkir tersebut tetap di bawah kontrol pemerintah kota. Menurutnya, yang terjadi di lapangan tidak demikian.

“Sebagai contoh, dewan pernah menanyakan pemkot soal parkir di depan RS Tlogorejo, saluran di situ dibeton untuk tempat parkir, padahal jelas tidak boleh, tapi sampai sekarang pemkot tidak mampu bersikap tegas,” katanya.

Salah satu warga Roy menerangkan, dia harus membayar Rp2.000 untuk parkir sepeda motornya. Padahal sesuai Perda No 1/2012 tentang Retribusi Jasa Umum, tarif parkir untuk kendaraan roda dua hanya Rp1.000. “Sudah begitu tidak dikasih karcis,” kata warga Lamper yang parkir di Jalan Batan Miroto ini.

M abduh
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
1 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
1 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
3 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved