Inventarisasi SG dan PAG Bisa Mencegah Konflik Tanah

Senin, 10 Agustus 2015 - 14:42 WIB
Inventarisasi SG dan...
Inventarisasi SG dan PAG Bisa Mencegah Konflik Tanah
A A A
YOGYAKARTA - Tiap desa di DIY seharusnya memiliki data kepemilikan atas tanah untuk memberi informasi mana saja tanah yang statusnya masih Sultan Ground (SG) atau Paku Alam Ground (PAG), dan mana yang sudah menjadi hak milik rakyat.

Menurut Pakar Sejarah Prof Dr Djoko Suryo, peta DIY tahun 1838 masih dijadikan patokan dalam inventarisasi SG dan PAG. Namun, inventarisasi harus dilakukan dengan mempertimbangkan proses berjalannya sejarah DIY hingga sekarang.

"Proses sejarah juga harus dipertimbangkan. Pada 1918-1923 telah terjadi reorganisasi kepemilikan tanah oleh kolonial. Peristiwa ini membuat ada perubahan hak milik dari SG atau PAG menjadi milik rakyat," katanya, Senin (10/8/2015).

Ditambahkan dia, seharusnya perubahan-perubahan itu ada dalam peta desa untuk membedakan mana yang tanah rakyat, dan mana yang tanah SG dan PAG. Menurutnya, inventarisasi SG dan PAG perlu dilakukan untuk menghindari terjadinya sengketa tanah.

"Data kepemilikan tanah tidak semuanya ada. Karena itu harus dilakukan inventarisasi lagi. Kan tidak bisa juga ada tanah kosong, nganggur, tiba-tiba main pakai saja. Kalau statusnya SG atau PAG, masyarakat bisa izin ke keraton," imbuhnya.

Guru Besar Sejarah UGM ini juga menambahkan, selama ini tanah dengan status SG atau PAG masih boleh dipakai oleh rakyat dengan mengikuti aturan yang ada. Namun inventarisasi SG dan PAG tetap penting untuk memperjelas status tanah.

"Apalagi jumlah penduduk DIY tiap tahun makin bertambah banyak. Belum lagi pendatang dari luar DIY. Tentu semuanya harus jelas secara hukum dan administrasi, termasuk kepemilikan tanah di DIY ini," tuturnya.
(san)
Berita Terkait
Digitalisasi Sertifikat...
Digitalisasi Sertifikat Tanah Mandek, OJK Sebut Bank Belum Sepaham
Penggunaan Sertifikat...
Penggunaan Sertifikat Tanah Elektronik Dinilai Mengkhawatirkan
Hadiri Peluncuran Sertifikat...
Hadiri Peluncuran Sertifikat Elektronik di Istana, IPPAT Puji Terobosan Kementerian ATR
Sertifikat Tanah Elektronik...
Sertifikat Tanah Elektronik Mulai Diterapkan Tahun Ini, Seberapa Efektif Melawan Mafia Tanah
BPN Luwu Serahkan 1.535...
BPN Luwu Serahkan 1.535 Sertifikat Redistribusi Tanah Pertanian
Cegah Pemalsuan, Menteri...
Cegah Pemalsuan, Menteri ATR akan Keluarkan Sertifikat Tanah Elektronik
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
3 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
3 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
3 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
5 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
7 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved