BBPOM Musnahkan Obat dan Pangan Ilegal Rp2,7 Miliar

Sabtu, 01 Agustus 2015 - 11:15 WIB
BBPOM Musnahkan Obat...
BBPOM Musnahkan Obat dan Pangan Ilegal Rp2,7 Miliar
A A A
MEDAN - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan memusnahkan semua temuan obat dan pangan ilegal hasil sitaan tahun 2014 dengan total nilai Rp2,75 miliar, Kamis (31/7).

Hasil pengawasan di Sumatera Utara (Sumut) ini didominasi obat tradisional tanpa izin edar. Pemusnahan secara simbolis dipimpin Kepala Badan POM RI, Roy A Sparringa, didampingi Kepala BBPOM di Medan, M Ali Bata Harahap, di depan Kantor BBPOM, Medan, Jumat (31/7). Sebanyak sembilan truk barang sitaan dibawa ke tempat pembuangan, Cadika Pangkalan Mansyur Medan, Jalan Karya Wisata, Medan, untuk dimusnahkan.

Produk yang dimusnahkan didominasi obat tradisional senilai Rp1,75 miliar, lalu kosmetik tanpa izin edar senilai Rp88,7 juta, dan pangan tanpa izin edar senilai Rp906,6 juta. Sementara jumlah produk yang dimusnahkan sebanyak 244 item atau 317.564 kemasan yang terdiri atas 121 item (310.326 kemasan) obat tradisional tanpa izin edar mengandung bahan kimia obat; 119 item (2.400 kemasan) kosmetik tanpa izin edar; dan empat item (4.838 kemasan) pangan tanpa izin edar.

“Total senilai Rp2.751.242.765. Ini ibarat gunung es, tapi kita jangan fokus dengan nilainya, melainkan berapa besar dampaknya kepada masyarakat,” ujar Roy. Roy memaparkan, Sumut atau Medan merupakan daerah terpenting yang harus terus difokuskan pengawasannya.

Lokasinya yang dekat atau berbatasan dengan negara tetangga serta mudah dijangkau melalui udara dan darat, mengakibatkan peredaran obat dan makanan serta produk lainnya lebih mudah dan cepat masuk. “Memang semakin tinggi tantangannya. Tapi kami yakin BBPOM di Medan bisa memberantas ini. Kami berharap masyarakat juga ikut andil mengawasi peredaran produk ilegal lainnya,” ujarnya.

M Ali Bata Harahap menambahkan, hingga kini BBPOM di Medan telah menangani 19 kasus pada tahun 2014, yang telah ditindaklanjuti secara projustitia dengan hasil 17 kasus masuk ke tahap II, dan 2 kasus berstatus P21.

Untuk hasil pengawasan tahun 2015, sepuluh kasus telah ditindaklanjuti secara projustitia dengan temuan berupa obat ilegal, termasuk obat palsu yang mengandung bahan kimia obat serta kosmetika dan pangan tanpa izin edar. Ali Bata mengharapkan masyarakat akan lebih awas dalam mempergunakan kosmetik maupun mengonsumsi makanan yang beredar di Kota Medan.

BBPOM di Medan akan terus mengawasi lebih intensif lagi untuk melindungi masyarakat dari produk-produk yang dapat membahayakan. Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sumut, Siskandri, menjelaskan, masyarakat harus lebih memperhatikan kemasan produk obat, terutama obat tradisional. Dalam kemasan harus tertera izin jaminan dari lembaga berwenang.

Siti amelia
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
Kasus Ijazah Palsu Jokowi...
Kasus Ijazah Palsu Jokowi Janggal, Troya Minta Kejati DKI Kembalikan SPDP ke Polisi
5 jam yang lalu
Gempa M4,5 Guncang Kendari,...
Gempa M4,5 Guncang Kendari, Berpusat di Darat Akibat Sesar Aktif
6 jam yang lalu
Bupati hingga Kementerian...
Bupati hingga Kementerian PKP Hadiri Peluncuran EcoBiz Desa Sejahtera Astra di Garut
6 jam yang lalu
TNI Bantu Berantas Begal,...
TNI Bantu Berantas Begal, Pakar Hukum: Harus Berdasarkan Permintaan Kepolisian
6 jam yang lalu
Mama Sinta Laporkan...
Mama Sinta Laporkan Ketua LBH Merauke ke Polda Metro Jaya Terkait Film Pesta Babi
7 jam yang lalu
Jalan Ambles di Lenteng...
Jalan Ambles di Lenteng Agung Mulai Diperbaiki, Box Culvert Dipasang Malam Ini
7 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved