PNS Depok Galang Dana untuk Masyarakat Tolikara
Rabu, 22 Juli 2015 - 11:38 WIB
PNS Depok Galang Dana untuk Masyarakat Tolikara
A
A
A
DEPOK - Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Depok menggalang dana bantuan untuk masyarakat di Tolikara, Papua. Hal itu dilakukan setelah apel hari pertama pascalibur Lebaran, yang dipimpin Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail.
Dengan menggunakan kardus karton, para PNS berkeliling mengumpulkan dana bantuan. Total dana yang terkumpul yakni Rp41.336.500.
"Di hari pertama memulai kerja, kami juga masih berkabung dengan insiden di Tolikara. Karen itu kami wujudkan Depok Peduli Tolikara, bahwa kami semangat sudah biasa membangun kerukunan umat beragama, tularkan ke warga Papua di sana," kata Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, Rabu (22/7/2015).
Ia menambahkan, Pemkot Depok juga menggandeng Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), didampingi Polres dan Kodim mendeklarasikan Depok Peduli Tolikara.
Ia menambahkan, nantinya penggalangan dana juga melibatkan pelaku pendidik, siswa, mahasiswa, dan masyarakat.
"Dana yang akan kita salurkan masih menunggu musyawarah dengan Muspida, kita tak akan duplikasi apa yang dilakukan pemerintah pusat, tapi menyempurnakan," jelasnya.
Salah satunya, kata dia, rencana mengirimkan relawan khusus ataupun ahli psikologi dan tenaga kesehatan ke Tolikara.
Dengan menggunakan kardus karton, para PNS berkeliling mengumpulkan dana bantuan. Total dana yang terkumpul yakni Rp41.336.500.
"Di hari pertama memulai kerja, kami juga masih berkabung dengan insiden di Tolikara. Karen itu kami wujudkan Depok Peduli Tolikara, bahwa kami semangat sudah biasa membangun kerukunan umat beragama, tularkan ke warga Papua di sana," kata Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, Rabu (22/7/2015).
Ia menambahkan, Pemkot Depok juga menggandeng Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), didampingi Polres dan Kodim mendeklarasikan Depok Peduli Tolikara.
Ia menambahkan, nantinya penggalangan dana juga melibatkan pelaku pendidik, siswa, mahasiswa, dan masyarakat.
"Dana yang akan kita salurkan masih menunggu musyawarah dengan Muspida, kita tak akan duplikasi apa yang dilakukan pemerintah pusat, tapi menyempurnakan," jelasnya.
Salah satunya, kata dia, rencana mengirimkan relawan khusus ataupun ahli psikologi dan tenaga kesehatan ke Tolikara.
(zik)