Tambah Pintar di Taman Pintar

Selasa, 21 Juli 2015 - 10:40 WIB
Tambah Pintar di Taman...
Tambah Pintar di Taman Pintar
A A A
SEJAK diresmikan pada 20 Mei 2006 oleh Menteri Pendidikan saat itu, Bambang Soedibyo, Taman Pintar langsung menyita perhatian.

Lokasi ini menawarkan jenis wisata yang baik untuk merangsang pertumbuhan anak-anak terutama pada usia emas. Setelah sekian tahun, Taman Pintar kini menjadi rujukan para siswa sekolah yang tengah berlibur di Kota Yogyakarta. Taman Pintar selalu menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi selain Museum Dirgantara maupun Candi Borobudur. Apalagi kini zona yang ada di lokasi ini banyak.

Sebagai wahana rekreasi edukasi, Taman Pintar menawarkan beragam fasilitas, seperti playground dan zona-zona lain yang dipisahkan sesuai zona masing-masing. Bahkan pentingnya keberadaan Taman Pintar membuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun tak bisa berpaling. Untuk mendukung edukasi bahaya korupsi, KPK membangun zona baru di Taman Pintar dengan nama Zona Sahabat Pemberani.

Zona ini diresmikan bersama tiga zona baru lain, yakni zona kelistrikan, zona telekomunikasi, dan Galeri Kota Pusaka. Dengan tambahan empat zona baru, kini Taman Pintar memiliki 50 zona yang akan menambah banyak pengetahuan bagi para pengunjung. “Kami berkomitmen terus menyajikan peraga-peraga termutakhir sehingga mendukung peran Taman Pintar sebagai pusat ilmu pengetahuan,” ucap Yunianto Dwi Sutono, Kepala Kantor Taman Pintar.

Tak jauh dari Taman Pintar terdapat Museum Benteng Vredeburg. Lokasi ini juga menjadi salah satu objek wisata edukasi. Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, lokasi ini digunakan sebagai benteng perlindungan para residen yang tengah bertugas di daerah ini. Maklum, lokasinya berseberangan dengan istana negara. Lokasi lain yang layak dikunjungi adalah Museum Perjuangan.

Museum di Jalan Kol Sugiyono didirikan untuk mengenang sejarah perjuangan bangsa Indonesia dan mengenang setengah abad Kebangkitan Nasional. Tak jauh dari kawasan Malioboro masih ada dua museum yang layak dikunjungi. Pertama museum biologi di Jalan Sultan Agung serta Museum Satmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman di kawasan Bintaran.

Sodik
(ars)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
58 menit yang lalu
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
9 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
10 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
11 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
13 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved