Harga Daging Terus Naik

Selasa, 14 Juli 2015 - 12:21 WIB
Harga Daging Terus Naik
Harga Daging Terus Naik
A A A
KULONPROGO - Sejumlah bahan pokok menjelang Lebaran di pasar tradisional di Kabupaten Kulonprogo mulai merangkak naik, khususnya komoditas daging sapi dan cabai. Namun, pemerintah menjamin ketersediaan stok aman hingga Lebaran usai.

Di kalangan pedagang, kenaikan harga daging sapi menjelang Idul Fitri adalah hal lumrah. Kenaikan kali ini berkisar Rp1.000–Rp5.000 per kg. Untuk daging dengan kualitas bagus kini dipatok Rp105.000 dari sebelumnya Rp100.000/kg. “Biasanya menjelang Lebaran daging sapi naik. Kenaikan sendiri (saatini) masih normal,” katanya kemarin. Kenaikan ini terus terjadi sejak sepekan belakangan.

Daging sapi yang kebanyakan didatangkan dari Segoroyoso, Bantul, ini naik dari Rp95.000–Rp98.000, lalu naiklagi menjadiRp100.000. Kini pada H-5 kenaikan kembali terjadi. “Karena permintaan meningkat pasti harga akan naik,” ujarnya. Komoditas daging ayam potong juga mengalami peningkatan. Jika sebelumnya di bawah Rp30.000 per kg, sekarang sudah menyentuh harga Rp32.000. Kenaikan sendiri terjadi secara bertahap.

“Awalnya naik Rp1.000, terus naik lagi Rp2.000,” ungkap Retno. Sedangkan, komoditas lain cenderung stabil, mulai gandum, telur, hingga sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Selain daging, beberapa jenis sayuranjugamengalamikenaikan. Cabai rawit misalnya. Sebelumnya harga cabai hanya dijual Rp35.000 per kg dan kini sudah naik menjadi Rp37.000.

Sementara, cabai merah juga naik Rp5.000, dari semula Rp25.000 per kg naik menjadi Rp30.000. “Biasanya harga akan turun ketika mendekati atau pasca- Lebaran,” ungkap Wakirah. Menyikapi adanya kenaikan harga, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengeluarkan Surat Edaran No: 500/3965 tertanggal 9 Juli 2015 tentang Imbauan Menghadapi dan Selama Lebaran.

Para pedagang diharapkan memberikan harga yang wajar dan rasional dalam rangka pemenuhan kebutuhan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1436 H mendatang karena stok atau ketersediaan barang mencukupi. “Stok cukup aman, jadi harganya wajar saja,” ucap Kabag Humas dan TI Setda Rudi Widyatmoko. Para pedagang juga diminta meneliti dan mewaspadai uang saat transaksi. Menjelang Lebaran rawan adanya peredaran uang palsu, khususnya pecahan besar.

Kuntadi
(bbg)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
5 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
5 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
6 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
6 jam yang lalu
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
7 jam yang lalu
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
7 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved