Remaja Berjaket Merah Ditemukan Tewas dengan 8 Luka Tusuk
Minggu, 12 Juli 2015 - 18:18 WIB
Remaja Berjaket Merah Ditemukan Tewas dengan 8 Luka Tusuk
A
A
A
KENDAL - Sesosok mayat laki-laki ditemukan dengan luka tusukan benda tajam di area hutan karet Blok Mbah Dlewo, Dusun Getas Kecil, Desa Kedungsari, Kecamatan Singorojo. Polisi masih belum bisa memastikan korban tewas akibat pembunuhan atau perampokan.
Korban adalah Muhammad Afit Agung Nugroho, warga Desa karangayu, RT 2/4, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal. Identitas korban baru diketahui setelah polisi menemukan telepon genggam korban di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Korban kali pertama ditemukan oleh Joko Sutopo (44), karyawan PTPN IX, warga Dusun Nglarangan, RT 04/05, Desa Blimbing Boja. Saat itu, korban dalam keadaan telungkup mengenakan jaket berwarna merah dan kaos berwarna biru.
Mayat korban yang diperkirakan berusia 20 tahun itu, dipenuhi luka tusukan benda tajam. Namun tidak ditemukan identitas dari tubuh korban. Saat itu, Joko sedang bersama rekannya menyadap getah karet di blok A Mbah Dlewo.
“Saya kira orang mabuk, tapi setelah saya dekati kok banyak darah. Kemudian saya lapor ke polsek karena korban sudah meninggal dan banyak luka tusuk,” kata Joko Sutopo, Minggu (12/7/2015).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kendal IPTU Fiernando Adriansyah mengatakan, identitas korban dapat terungkap dari pelacakan telepon seluler miliknya di lokasi kejadian.
“Kami melacak nama korban dari HP yang tertinggal di lokasi kejadian yang diduga milik korban,” ujarnya.
Saat ini, polisi masih menyelidiki penemuan mayat ini dan belum bisa memastikan apakah merupakan korban pembunuhan atau perampokan. Selain sepeda motor, HP android milik korban juga diketahui hilang.
“Yang pasti ada tanda kekerasan dengan ditemukan delapan luka tusukan. Selain itu motor korban Suzuki Satria hilang,” tandasnya.
Korban adalah Muhammad Afit Agung Nugroho, warga Desa karangayu, RT 2/4, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal. Identitas korban baru diketahui setelah polisi menemukan telepon genggam korban di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Korban kali pertama ditemukan oleh Joko Sutopo (44), karyawan PTPN IX, warga Dusun Nglarangan, RT 04/05, Desa Blimbing Boja. Saat itu, korban dalam keadaan telungkup mengenakan jaket berwarna merah dan kaos berwarna biru.
Mayat korban yang diperkirakan berusia 20 tahun itu, dipenuhi luka tusukan benda tajam. Namun tidak ditemukan identitas dari tubuh korban. Saat itu, Joko sedang bersama rekannya menyadap getah karet di blok A Mbah Dlewo.
“Saya kira orang mabuk, tapi setelah saya dekati kok banyak darah. Kemudian saya lapor ke polsek karena korban sudah meninggal dan banyak luka tusuk,” kata Joko Sutopo, Minggu (12/7/2015).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kendal IPTU Fiernando Adriansyah mengatakan, identitas korban dapat terungkap dari pelacakan telepon seluler miliknya di lokasi kejadian.
“Kami melacak nama korban dari HP yang tertinggal di lokasi kejadian yang diduga milik korban,” ujarnya.
Saat ini, polisi masih menyelidiki penemuan mayat ini dan belum bisa memastikan apakah merupakan korban pembunuhan atau perampokan. Selain sepeda motor, HP android milik korban juga diketahui hilang.
“Yang pasti ada tanda kekerasan dengan ditemukan delapan luka tusukan. Selain itu motor korban Suzuki Satria hilang,” tandasnya.
(san)