Bapak Bejad Tega Cabuli Anak Tiri Selama Dua Tahun

Rabu, 24 Juni 2015 - 18:30 WIB
Bapak Bejad Tega Cabuli...
Bapak Bejad Tega Cabuli Anak Tiri Selama Dua Tahun
A A A
PEKALONGAN - Malang nasib Bunga (16), remaja putri warga Kelurahan Klego, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan jadi korban pencabulan ayah tirinya selama dua tahun.

Pelaku diketahui bernama Ismail (35), warga Kelurahan Klego, Kecamatan Pekalongan Timur. Ibu kandung korban bernama Maryani (32), baru mengetahui aksi bejat suaminya itu Rabu (24/6/2015) siang, saat pelaku diciduk oleh Satuan Reskrim Polresta Pekalongan.

"Saya tidak tahu kalau dia (pelaku) sampai begitu. Sebab selama ini dia (pelaku) baik. Baru tahu setelah ditangkap pak polisi tadi," kata Maryani.

Maryani hanya bisa menangis mengetahui nasib anaknya itu. Maryani sendiri sempat berusaha memukul pelaku saat diperiksa petugas. Namun akhirnya dia pingsan dan dibopong petugas untuk ditenangkan.

Kapolresta Pekalongan AKBP Lutfie Sulistiawan mengatakan, terungkapnya kejadian itu berdasarkan laporan dari korban dan ayah kandungnya.

"Korban sudah tidak kuat dari ancaman bapak tirinya dan mencari ayah kandungnya. Setelah bertemu ayah kandungnya kemudian lapor ke kami," katanya.

Diungkapkan, aksi pencabulan yang dilakukan sejak tahun 2013. Pihaknya juga masih melakukan penyelidikan terkait dugaan percobaan dijualnya korban kepada pria hidung belang.

"Terkait itu (dugaan dijualnya korban ke pria hidung belang), masih kami dalami," terangnnya.

Sementara pengakuan Ismail kepada petugas berbelit-belit. Berulang kali keterangannya berubah-ubah. Namun akhirnya dia mengakui telah menyetubuhi anak tirinya itu.

"Awalnya sering nonton TV bareng, kemudian saya raba-raba dia (korban) diam saja. Sebelumnya di rumah Kelurahan Krapyak, setelah pindah di Kelurahan Klego, baru saya gituin (hubungan badan)," ujarnya.

Pria yang berprofesi sebagai penjual gorengan itu mengaku melakukan hubungan badan terhadap anak tirinya itu saat sang istri sedang tidak ada di rumah.

Selama ini, dia mengaku tidak mengancam korban. Pelaku dan Maryani sudah sekitar tiga tahun menikah, dan masing-masing mempunyai anak satu sebelum menikah.

"Biasanya pas istri tidak di rumah saat melakukan itu. Kadang juga istri pas tidur. Saya juga mengancamnya dan tidak pernah punya niat menjualnya pak," terangnya.

Polisi sendiri hingga kini masih memeriksa intensif korban dan pelaku. Kasusnya masih dalam penanganan petugas kepolisian setempat.

Pelaku akan dikenai UU RI nomor 35 tahun 2014 Pasal 81, mengenai perlindungan anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
(nag)
Berita Terkait
Gus Sofwan Kecam Maraknya...
Gus Sofwan Kecam Maraknya Kasus Guru Lakukan Perbuatan Asusila dan Amoral
Ketua KPU Hasyim Asyari...
Ketua KPU Hasyim Asy'ari Dilaporkan ke DKPP Atas Dugaan Perbuatan Asusila
Polri Periksa 3 HP Milik...
Polri Periksa 3 HP Milik Eks Kapolres Ngada yang Rekam Perbuatan Asusila
Jurus Ampuh Dukun Cabul...
Jurus Ampuh Dukun Cabul di Lampung hingga Leluasa Cabuli 3 Tetangganya
Bareskrim Tangkap 3...
Bareskrim Tangkap 3 Predator Asusila Anak, Perbuatan Direkam Lalu Diperjualbelikan
Bejat! Pria Ini Seret...
Bejat! Pria Ini Seret dan Cabuli Anak di Bawah Umur saat Sholat di Masjid
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
2 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
3 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
4 jam yang lalu
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved