Perajin Kayu Jati Kewalahan Layani Pesanan

Rabu, 24 Juni 2015 - 08:24 WIB
Perajin Kayu Jati Kewalahan...
Perajin Kayu Jati Kewalahan Layani Pesanan
A A A
BOJONEGORO - Para perajin suvenir kayu jati di Dusun Bandar, Desa Batokan, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, kewalahan melayani pemesanan suvenir selama Ramadan ini.

Bahkan, pemesanan suvenir meningkat dua kali lipat dari sebelumnya. Menurut Maskun Adi Winarno, pemilik galeri kerajinan kayu jati UD Kondang Jati, pemesanan suvenir itu mulai terasa seminggu sejak memasuki Ramadan. Kemudian, saat Ramadan pemesanan meningkat dua kali lipat. “Kami sekarang kewalahan melayani pemesanan suvenir kayu jati ini,” ujarnya. Dia menuturkan, suvenir kayu jati yang banyak dipesan saat ini adalah tempat air minum dan stoples.

Dia mengaku, dalam seminggu ini ada ratusan produk tempat air minum ukirukiran dan stoples kayu jati yang harus dikirim ke Palembang, Jakarta, dan Surabaya. “Barang itu harus sudah dikirim paling lambat seminggu sebelum Lebaran,” ujarnya. Maskun menuturkan, permintaan produk suvenir kayu jati sebenarnya cukup tinggi, apalagi memasuki Ramadan hingga Lebaran. Tetapi, dari sisi produksi tidak sebanding.

Sebab, bahan baku berupa bonggol kayu jati maupun limbah kayu jati dari kawasan hutan di Kedewan dan Kasiman kini sudah banyak berkurang dan sulit didapatkan. Selain itu, dari sisi pengerjaan produk kerajinan itu juga memerlukan waktu yang tidak singkat. “Kini terkadang tidak semua pemesanan bisa kami penuhi. Hanya langganan yang sudah biasa memesan dan pembayarannya lancar yang kami layani,” ujar Maskun.

Menurut Maskun, saat permintaan tinggi seperti ini omzet yang diperolehnya bisa mencapai Rp100 juta per bulan. Sedangkan, pada hari biasa omzetnya hanya sekitar Rp20 juta-Rp30 juta per bulan. Perajin suvenir kayu jati lainnya di Dusun Bandar, As’ad Dahlan, juga mengutarakan hal yang sama.

Menurutnya, sejak memasuki Ramadan, pemesanan produk suvenir, seperti stoples, wadah air minum, dan wadah tisu, meningkat dua kali lipat. “Kami sekarang mengebut pengerjaan produk seperti stoples dan wadah air minum yang dipesan itu,” ujarnya. Dia menuturkan, untuk produk seperti stoples ukir-ukiran kayu jati per buah dijual seharga Rp37.500. Sedangkan, wadah air minum kayu jati dijual seharga Rp65.000-Rp80.000.

Selain itu, kerajinan lainnya seperti vas bungadantempat asbakjugabanyak dipesan. Vas bunga dari kayu jati itu dijual mulai harga Rp15.000- Rp50.000 per biji. Sedangkan, asbak ukir-ukiran dijual seharga Rp15.000-Rp30.000 per biji.

Muhammad roqib
(ars)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
11 menit yang lalu
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
25 menit yang lalu
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
2 jam yang lalu
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
2 jam yang lalu
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
3 jam yang lalu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
3 jam yang lalu
Infografis
Manfaat Minum Air Rebusan...
Manfaat Minum Air Rebusan Kayu Manis, Jahe, dan Cengkih
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved