Warga Diimbau Waspadai Kejahatan

Minggu, 21 Juni 2015 - 09:19 WIB
Warga Diimbau Waspadai...
Warga Diimbau Waspadai Kejahatan
A A A
YOGYAKARTA - Pada bulan Ramadan hingga Lebaran perputaran uang sangat tinggi. Karena itu, Polda DIY mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi kejahatan yang mengancam.

Kabid Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti mengatakan, selama bulan puasa kepolisian meningkatkan kegiatan patroli, baik petugas berseragam maupun berpakaian preman. Ini menekan tren kriminalitas pada bulan puasa. Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sebelum dan sesudah Idul Fitri, Polda DIY pun menggiatkan operasi Ketupat Progo. Meski begitu, kata Anny, masyarakat tetap diharapkan ikut serta menjaga keamanan lingkungannya masing-masing.

“Selama bulan Ramadan masyarakat diimbau ikut berperan serta menjaga dan memelihara keamanan lingkungan, yakni dengan meningkatkan pengamanan swakarsa,” kataAnny. Dia pun mengimbau masyarakat apabila melaksanakan salat tarawih, sebelum berangkat ke masjid harus memastikan rumah dalam keadaan aman dengan mengunci pintu dan jendela secara benar. Ini agar rumah mereka terhindar dari pencurian.

“Termasuk menghindari bahaya kebakaran, alat-alat rumahtangga yang berhubungan dengan listrik harus dipastikan aman sebelum ditinggal,” katanya. Dia tidak memungkiri adanya ancaman kejahatan jalanan seperti penjambretan, khususnya bagi kaum ibu yang akan berbelanja. Nah, supaya tidak menjadi korban, ibu-ibu diminta tidak mengenakan perhiasan atau membawa uang berlebih. Kejahatan lain yang perlu diwaspadai adalah pencurian kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat.

Bagi yang membawa kendaraan diimbau menambah kunci pengaman dan memarkir di lokasi yang ada petugas parkirnya. Kejahatan penipuan berupa pemberitahuan mendapatkan undian, hadiah, atau mengirim kabar ada anggota keluarga yang kecelakaan, juga mengintai warga saat momen saat ini. Untuk bisa menghindarinya, warga diminta tenang atau tidak mudah panik karena shock atau terlalu bahagia mendapat informasi menang undian. Anny meminta warga mengonfirmasi terlebih dahulu ke pihak- pihak terkait.

Karena biasanya, para pelaku melakukan cara itu dengan memainkan perasaan si penerima pesan supaya mau mengirimkan uang. Selanjutnya penipuan bermodus peredaran uang palsu perlu pula diwaspadai warga. Menurut Anny, sasarannya adalah toko-toko kecil atau pedagang pasar yang tidak dilengkapi peralatan sinar ultraviolet. Untuk terhindar penipuan itu, masyarakat harus membedakan antara uang asli maupun palsu. “Uang palsu ini sangat perlu diwaspadai, cara mudahnya dengan 3D, dilihat, diterawang, dan diraba. Kalau yang asli itu kasar,” katanya.

Ketika mendekati musim mudik, kata Anny, bagi calon pemudik yang menggunakan angkutan umum diminta hati-hati terhadap tindak kejahatan penipuan seperti gendam. Untuk menghindarinya, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah tidak mudah percaya kepada orang yang belum dikenal. Atau orang itu mencoba berbuat baik dengan memberikan minuman ataupun makanan. “Apabila berpergian dan akan bertanya untuk mencari angkutan, tanya kepada petugas,” katanya.

Terpisah, sosiolog kriminal dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Suprapto melihat secara keseluruhan tidak ada kejahatan meningkat pada awal bulan puasa. Meski begitu, masyarakat tetap harus waspada pada jam rawan, yakni antara pukul 18.00-20.00 WIB, karena mana masyarakat banyak menjalankan salat tarawih dan meninggalkan tempat tinggalnya. “Saat jam itu berpotensi terjadi aksi pencurian,” katanya, kemarin.

Suprapto mengatakan, tingkat kejahatan relatif akan meningkat pada 10 hari menjelang Idul Fitri. Sebab pada waktu itu banyak orang mempersiapkan diri merayakan Lebaran, seperti berbelanja atau akan mudik ke kampung, sehingga pasti meninggalkan tempat tinggalnya, baik rumah maupun kos-kosan.

Muji barnugroho
(ars)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
45 menit yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
46 menit yang lalu
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
1 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
4 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
6 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
7 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved