Dikira Tidur, Petani Ini Ternyata Tewas di Kebun
Selasa, 16 Juni 2015 - 08:42 WIB
Dikira Tidur, Petani Ini Ternyata Tewas di Kebun
A
A
A
KEFAMENANU - Hendrikus Tubani (62) ditemukan tewas di sebuah kebun di Sobe, Keluarahan Maubesi, Kecamatan Insana Tengan, Timur Tengan Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Seorang warga bernama Yosef yang pertama kali menemukan Hendrikus, sempat mengira jika korban tengan tidur, namun saat dibangunkan tidak bergerak Yosep pun curiga dan segera pergi ke rumah korban untuk memberitahukan pada istrinya Maria Seo (62).
"Saat istri korban datang langsung membangunkan korban namun korban sudah tidak bergerak lagi dan sudah kaku," terang Kapolres TTU AKBP Robby M Samban, melalui Kasubaghumas Ipda I Ketut Suta, Senin 15 Juni 2015.
Suta mengatakan, sesuai keterangan dari istri korban, sebelumnya korban meninggalkan dari rumah pada hari minggu tanggal 14 Juni 2015 sekitar pukul 17.00 Wita untuk memindahkan sapi di kebun.
kemudian karena korban sering menginap di kebun sehingga keluarga tidak berusaha mencari korban, namun pihak keluarga kaget setelah mendapat kabar kematian dari saksi Yosef Mataufeyang melintas di kebun korban.
"Usai penemuan itu, Jasad korban langsung dievakuasi ke RSUD Kefa untuk diautopsi agar bisa mengetahui penyebab kematian korban apakah dibunuh atau karena menderita sakit," pungkasnya.
Seorang warga bernama Yosef yang pertama kali menemukan Hendrikus, sempat mengira jika korban tengan tidur, namun saat dibangunkan tidak bergerak Yosep pun curiga dan segera pergi ke rumah korban untuk memberitahukan pada istrinya Maria Seo (62).
"Saat istri korban datang langsung membangunkan korban namun korban sudah tidak bergerak lagi dan sudah kaku," terang Kapolres TTU AKBP Robby M Samban, melalui Kasubaghumas Ipda I Ketut Suta, Senin 15 Juni 2015.
Suta mengatakan, sesuai keterangan dari istri korban, sebelumnya korban meninggalkan dari rumah pada hari minggu tanggal 14 Juni 2015 sekitar pukul 17.00 Wita untuk memindahkan sapi di kebun.
kemudian karena korban sering menginap di kebun sehingga keluarga tidak berusaha mencari korban, namun pihak keluarga kaget setelah mendapat kabar kematian dari saksi Yosef Mataufeyang melintas di kebun korban.
"Usai penemuan itu, Jasad korban langsung dievakuasi ke RSUD Kefa untuk diautopsi agar bisa mengetahui penyebab kematian korban apakah dibunuh atau karena menderita sakit," pungkasnya.
(nag)