Perindo Targetkan Elektabilitas 5% Akhir Tahun Ini

Jum'at, 12 Juni 2015 - 09:45 WIB
Perindo Targetkan Elektabilitas...
Perindo Targetkan Elektabilitas 5% Akhir Tahun Ini
A A A
MEDAN - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo (HT) menargetkan elektabilitas Partai mencapai 5% pada akhir tahun ini.

Target itu bukan asal sembarang dipasang, karena baru deklarasi awal Februari lalu, elektabilitas Perindo sudah 1,2%. “Saya yakin bisa 5% akhir tahun ini. Untuk bisa meraih keberhasilan, Perindo butuh momentum tepat. Kondisi masyarakat sudah semakin resah dan cemas dengan persoalan yang dihadapi merupakan momen tepat untuk meraih empati rakyat,” kata HT saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Dewan Pengurus Pusat (DPP) dengan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Perindo se-Sumatera Utara di Hall Suara Naviri,

Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, kemarin. Meski momentum tersebut ada, namun bukan berarti keberhasilan bisa datang dengan sendirinya. Harus ada yang diperbuat untuk masyarakat. Perindo harus dikenal terlebih dulu di tengah masyarakat. Caranya dengan membangun struktur organisasi yang berdekatan langsung denganrakyat dantidakberhentihanya di tingkat kecamatan.

Ketika sudah dikenal, kata HT, maka kehadirannya harus disukai masyarakat. Karena itu butuhkepengurusanmumpunidan memiliki kepribadian ideal sehingga kehadirannya bisa memberikan kesan positif. Namun itu saja tidak cukup. Untuk membesarkan partai tidak bisa hanya mengandalkan orang yang jujur, tapi tidak berbuat apa-apa. Secara kapabilitas pengurus harus punya kemampuan dalam mewujudkan program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Bisa melalui olahraga maupun kegiatan sosial yang mampu membuat masyarakat menyukai Perindo. Program yang sudah dijalankan dengan baik juga membutuhkan media sebagai sarana untuk memublikasikannya, terutama memanfaatkan media sosial yang kini sangat berkembang. “Jika sudah dikenal, populer, dan disukai, maka masyarakat pun tinggal memilih,” kata HT.

Bersama HT hadir Sekretaris Jenderal DPP Perindo Ahmad Rofiq, Ketua Bidang Organisasi DPP Perindo Syafril Nasution, Wakil Sekretaris DPP Partai Perindo Effendi Syahputra, Ketua DPW Perindo Sumut Rudi Zulham Hasibuan, serta ketua, sekretaris dan bendahara DPD Perindo Kabupaten/ Kota se-Sumut. HT meminta seluruh pengurus di daerah serius dalam membangun partai, terutama dalam merapikan struktur hingga tingkat bawah, agar memudahkan verifikasi sebagai syarat menjadi peserta pemilu.

Jika itu semua dilakukan sesuai dengan yang dikonsep dan direncanakan, dia yakin Perindo bisa memasang target menjadi pemenang Pemilu 2019. “Sukses memang perlu proses, tidak bisa besar mendadak. Tapi, untuk mencapai itu kita harus mengikuti syarat-syaratnya. Berapa lama bisa mencapainya, tergantung kita.

Kalau strategi tepat, militansi terbangun, saya yakin empat tahun ini Perindo bisa tumbuh besar,” katanya. Seusai memberikan arahan, HT meresmikan Kantor DPW Perindo Sumut di Jalan KH Wahid Hasyim No 38/43, Medan. Kantor terebut diharapkan mampu menjadi sarana dalam mengefektifkan kerja partai, terutama dalam membangun koordinasi hingga ke kabupaten/kota.

Sebelumnya dalam Deklarasi Pelantikan DPW dan DPD Partai Perindo Sumut di Hermes Convention Hall, Jalan Mongonsidi, Medan, HT meminta agar struktur organisasi di daerah dibangun sampai tingkat rukun tetangga (RT). Ini dimaksudkan agar Perindo bisa lebih mengakar dan dekat dengan rakyatuntukmelayani.“ Jika satu RT bisa melayani 100 orang, maka saya yakin kita bisa maksimal melayani. Sebab, kita (Perindo) ada untuk melayani,” katanya.

HT meminta agar seluruh pengurus dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat melalui program yang terencana dengan baik. Karena itu, harus dipastikan setiap pengurusnya adalah sosok yang mumpuni, memiliki integritas, dan militan. Dia menyampaikan mengapa dirinya membentuk partai politik (parpol) baru di tengah banyak partai yang sudah ada saat ini.

Sebagai parpol baru, Perindo hadir bukan untuk menjadi pesaing partai lain, tapi untuk bergandengan tangan menjadikan Indonesia sebagai negara maju. “Sekarang parpol sudah banyak, lalu kenapa Perindo hadir? Karena Indonesia masalahnya banyak dan kita perlu bersatu padu dalam membangun Indonesia untuk menjadi negara maju,” kata CEO MNC Group itu.

Permasalahan yang sedang dihadapi Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata karena terlalu banyak kontradiksi yang terjadi. Memiliki lautan terluas, namun masih mengimpor garam. Punya pertambangan batubara terbesar di dunia, namun listrik untuk Kalimantan masih diambil dari negara tetangga. Padahal Kalimantan sebagai daerah penghasil batubara. Jumlah penduduk yang besar, terutama usia produktif, namun produktivitasnya tidak baik dan masih banyak pengangguran.

“Terlalu banyak kontradiksi mengakibatkan pertumbuhan ekonomi melambat. Dolar yang sudah Rp13.300, tapi ekspor kita tidak bisa meningkat,” ujarnya. Dia mencontohkan China dan India sebagai analogi pertumbuhan ekonomi. Kurun waktu 30 tahun lalu, China berada di bawah Indonesia. Namun, Negara Tirai Bambu itu terus melakukan pemerataan pertumbuhan ekonomi secara teratur. Bukan hanya ekonomi makro yang dikembangkan, tapi juga perekonomian mikronya.

Hasilnya dengan pertumbuhan 9% per tahun, kini China menjadi negara terbesar kedua. Kemudian India dengan mengembangkan sistem demokrasi liberal dan kapitalisme perdagangan bebas. Meski terjadi pertumbuhan ekonomi, tapi kesenjangannya sangat timpang. Pertumbuhannya hanya dirasakan masyarakat menengah ke atas.

Tidak heran jika di India ada orang terkaya memiliki rumah paling besar di dunia. Namun, di India juga masih terdapat masyarakat paling miskin di dunia. “Kalau kita mau jujur, Indonesia arah pertumbuhan ekonominya mirip seperti India,” ungkapnya. Atas dasar itu Perindo didirikan dengan basis perjuangan untuk Indonesia sejahtera. Bagaimana Perindo berperan sebisa mungkin mengangkat masyarakat marjinal yang semakin terpinggirkan.

Sesuai dengan namanya, Persatuan Indonesia menunjukkan sebuah jati diri dari ideologi Indonesia, yaitu Pancasila. Pentingnya persatuan kesatuan karena Indonesia memiliki etnis dan bahasa paling banyak di dunia. Sebagai negara paling majemuk tentu membutuhkan persatuan yang kokoh. “Kita tidak mungkin ciptakan persatuan dan kesatuan yang kokoh jika Indonesia belum sejahtera,” ujar dia.

Seluruh pengurus yang dilantik diingatkan HT bahwa beban dan tanggung jawab kini ada di pundak masing-masing. Deklarasi hanya awal perjuangan dan selanjutnya adalah tugas bersama dalam mewujudkan Sumut yang sejahtera. Acara deklarasi tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Sumut Ajib Shah dan Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin.

Adapun Ketua DPW Partai Perindo Sumut Rudi Zulham Hasibuan dilantik bersama Sekretaris Binsar Marulitua Simatupang, Bendahara Januazir Chuwardi, beserta fungsionaris DPW lainnya dan 33 DPD kabupaten/ kota. Rudi mengatakan, untuk pertama kalinya dalam sejarah politik di Indonesia penentuan ketua DPD dilakukan melalui fit and proper test oleh tim independen yang dia bentuk.

Dari begitu banyak persyaratan yang sudah ditekankan sejak awal, maka terpilih sejumlah nama yang duduk sebagai pimpinan di DPD. “Yang terpilih ini adalah orang-orang yang dari proses awalhinggaakhirtetapbertahan hinggadapatmandat. Saya yakin mereka juga tak akan mundur sebelum apa yang mereka janjikan terwujud,” katanya. Menurut dia, Indonesia membutuhkan pemimpin yang visioner seperti HT, yang mampu berpikir dan berbuat jauh melampaui masanya.

Karena itu, dia sangat bersemangat membangkitkan persatuan dan kesatuan dalam menjalin kebersamaan demi terwujudnya Indonesia sejahtera. “Kami bukan sekadar partai baru, tapi juga punya cara terbaru dalam berpartai. Kami memberikan bukti telah berhasil mengubah inisial Sumut menjadi semua urusan mengharamkan uang tunai,” ujar Rudi.

Sebelumnya Ketua Panitia Deklarasi Pelantikan Partai Perindo Sumut Sofyan mengatakan, ada 18 pengurus DPW dan 495 pengurus DPD kabupaten/ kota dilantik pada cara ini. Adapun kader yang hadir 1.500 orang. “Seluruh persiapan deklarasi dilakukan sendiri oleh kader- kader Perindo Sumut tanpa menggunakan jasa event organizer ,” ujarnya.

HT Silaturahmi ke Pesantren

Dalam rangkaian kegiatannya di Medan, Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesodibjo (HT) mengawali dengan bersilaturahmi ke Pesantren Modern Al Kautsar Al Akbar di Jalan Pelajar Ujung, Medan. Tiba di kompleks pesantren, HT dan rombongan Syech Ali Akbar Marbun dan sejumlah ulama Kota Medan. HT langsung diulosi oleh tuan rumah dan diiringi tabuhan alat musik gondang.

Saat itu HT datang bersama Sekretaris Jenderal DPP Ahmad Rofiq, Wakil Ketum DPP Partai Perindo Syafril Nasution, Ketua DPW Partai Perindo Sumut Armyn Gultom, Rudi Zulham Hasibuan, dan Ketua DPD Partai Perindo Kota Medan Dianto MS. Syech Ali Akbar Marbun yang didampingi sejumlah jemaah pesantren, ulama, dan pengurus Nahdlatul Ulama (NU) menyambut baik kehadiran HT di pesantrennya serta menyebutkan perbedaan bukan suatu penghalang untuk bersilaturahmi.

Tampak hadir juga Ketua Buddha Tzu Chi, Mujianto. “Berbeda itu suatu yang sudah digariskan Allah SWT. Namun perbedaan itu yang membuat bersatu. Jadi, kita harus bersatu dalam membangun bangsa ini. Kebersamaan dan kedamaian merupakan kunci dalam memaksimalkan pembangunan. Tapi, negeri ini memang butuh yang ahli dalam mengelola potensi besar Indonesia,” katanya.

Sementara HT mengatakan, sepakat dengan Syech Ali Akbar Marbun bahwa kedamaian penting dalam pembangunan untuk mendorong rakyat sejahtera. “Saya berharap Syech Ali Akbar Marbun dan saudara kami di sini bisa terus bersilaturahmi serta memberikan dukungan positif bagi kami,” ujar HT.

CEO MNC Group ini menambahkan, di perusahaan miliknya juga memiliki unit usaha MNC Channels yang di dalamnya ada siaran MNC Muslim. Saluran ini merupakan bentuk sinergitas dengan para alim ulama. “Di sana kami mengundang para ulama untuk memberikan tausyiah dan pencerahan agama lewat media yang kami kelola,” katanya.

Fakhrur rozi/ m rinaldi khair
(bbg)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
4 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
5 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
5 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
6 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved