Tekan Listrik AC lewat Sensor Bunyi

Kamis, 04 Juni 2015 - 08:46 WIB
Tekan Listrik AC lewat...
Tekan Listrik AC lewat Sensor Bunyi
A A A
Proses kreativitas melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) terus berjalan di kampus-kampus, salah satunya di Universitas Gadjah Mada (UGM). Sebanyak dua dari hasil PKM tahun ini ialah AC atau pendingin ruangan yang bekerja dengan sensor bunyi, dan Medical Finger Glow (Mediglow) atau lampu untuk pemeriksaan gigi.

Untuk AC bersensor bunyi sendiri dibuat lima mahasiswa Jurusan Teknik Fisika Fakultas Teknik UGM, yakni Kristina Widowati, Naim Aryudya, Herdian, Nur Cholida, dan Wayan Eka. Latar belakang penelitian kreativitas mereka tersebut ialah makin meningkatnya jumlah bangunan besar seperti hotel dan mal di Yogyakarta.

“Bertambahnya bangunan tentu berdampak pada peningkatan konsumsi energi. Salah satu energi terbesar yang digunakan adalah penggunaan AC (air conditioning) yang menyerap hingga 50% dari konsumsi energi total. Karena itulah kami terdorong melakukan inovasi AC yang diberi nama Thermal Controller Based on Acoustic Sensor (TC-BASS),” ujar Kristina Widowati, kemarin. Kepada wartawan di UGM, Kristina menjelaskan, dengan inovasi yang mereka lakukan, AC bekerja menggunakan intensitas bunyi.

Artinya, suhu yang dihasilkan AC dikontrol berdasarkan tingkat tekanan bunyi dalam sebuah ruangan. TC-BASS dilengkapi sensor berupa microphone omnidirectional yang berfungsi menangkap suara keramaian dalam bangunan. Alat itu juga menggunakan arduino mega sebagai mikro prosesor guna mengolah data dan LCD untuk menampilkan hasil olahan data.

“Cara kerja alat ini ialah TC-BASS bekerja dengan menangkap suara yang berada di ruangan. Selanjutnya suara yang ditangkap michrophone omnidirectional berupa sinyal dikirim ke mikro prosesor untuk diolah. Makin besar bunyi yang ditangkap, makin cepat pula putaran kipas atau blower pada AC. Makin cepat putaran kipas, tentu suhu udara yang dihasilkan makin dingin. Sebaliknya, makin kecil bunyi yang ditangkap, makin lambat pula putaran kipas atau blower,” ucapnya.

Sementara lima mahasiswa UGM lainnya berhasil mengembangkan portable (Mediglow) untuk mempermudah tenaga medis dalam melakukan pemeriksaan gigi. Mereka adalah Silva Eliana Aspriyanti dan Ratih Setyawati dari Fakultas Kedokteran Gigi; Zakaria Abdur Rahman dan Dennis Atyugrastiwi dari Teknik Industri; serta Muhammad Belva Ababil dari Teknik Mesin. Silva Eliana menuturkan, pengembangan Mediglow berawal dari kondisi tenaga medis yang sering kali merasa kesulitan saat memeriksa gigi.

Dalam melakukan pelayanan kesehatan, dokter gigi memerlukan alat penerangan rongga mulut seperti senter sebagai sumber cahaya tapi masih harus memegang alat periksa gigi lainnya. “Kegiatan ini jelas mempersulit kerja dokter karena harus memegang dua alat sekaligus. Karenanya, kami berpikir mengembangkan sebuah alat penerangan pemeriksaan gigi dan mulut yang lebih praktis. Jadilah Mediglow ini,” ujarnya.

Mediglow sendiri merupakan alat penerangan jenis LED yang bisa digunakan pada jari di balik sarung tangan tenaga medis. Alat tersebut sengaja dirancang tidak hanya mudah digunakan, tapi juga bisa dibawa ke mana saja.

“Saat ini kami sudah memasarkan Mediglow di kalangan dokter, perawat, maupun mahasiswa kedokteran gigi. Sudah satu bulan terakhir, kami berhasil menjual 200 Mediglow dengan harga Rp99.000 per alat. Kami juga tengah dalam proses pengajuan paten dari Dirjen HKI,” ucapnya.

Ratih Keswara
Yogyakarta
(ars)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
18 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
30 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
46 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved