Pemkot Butuh Dana Rp100 Miliar

Jum'at, 29 Mei 2015 - 10:07 WIB
Pemkot Butuh Dana Rp100...
Pemkot Butuh Dana Rp100 Miliar
A A A
SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan rencana pembangunan rumah sakit (RS) di Kelurahan Balaskrumpik, Kecamatan Wiyung.

Selain mengerjakan detail engineering design (DED), Pemkot juga tengah melakukan feasible study(FS). Pembangunan rumah sakit bertipe B di Surabaya barat itu membutuhkan lahan seluas 10 hektare. Di lahan tersebut, tanah milik pemkot sendiri hanya 80%, sedangkan sisanya 20% atau sekitar 3,2 hektare milik swasta.

“Kami belum mengetahui pasti tipe rumah sakit yang akan dibangun. Apa tipe A ataukah tipe B. Namun, saya memperkirakan anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp100 miliar,” ujar Kasi Lingkungan Hidup dan Tata Ruang Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Ken Wahyuni kemarin.

Untuk merealisasikan rumah sakit baru itu, pihaknya tengah berkoordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dalam pematangan lahan. Sebagian lahan yang akan dibangun gedung sudah diuruk. Pemkot juga akan menggandeng swasta dengan tujuan mengurangi beban APBD.

“Kami sengaja membangun rumah sakit di setiap kawasan kota. Di utara ada RSUD Dr Soewandhie dan di barat ada RSUD Bhakti Dharma Husada. Pembangunan rumah sakit di beberapa kawasan itu untuk memudahkan masyarakat menjangkau pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Untuk di Balaskrumpik, rencananya di sekitar RS akan dibangun Griya Wreda atau gedung untuk para lanjut usia (lansia), SMK dan SMP, kantor arsip, serta taman kota. Pembangunan beberapa gedung tersebut dipusatkan dalam satu kawasan. “Beberapa bangunan itu nanti berada dalam satu kawasan yang terintegrasi. Gedung arsip saat ini sudah dalam tahap pembangunan,” tandas Ken.

Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mengungkapkan, jumlah pasien yang masuk daftar tunggu di beberapa rumah sakit pemerintah cukup besar. Di RSU Dr Soetomo yang belum tertampung saja mencapai 3.500 orang, RSUD Dr Soewandhie sekitar 400 orang, RSUD Bhakti Dharma Husada 50 orang, dan RSU Haji 1.000 pasien.

Pasien yang berobat itu mayoritas warga Surabaya. “Pemkot memang harus memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada warganya. Saya sangat setuju ketika Pemkot membangun rumah sakit lagi,” katanya.

Lukman hakim
(bbg)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
1 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
7 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
8 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
8 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
8 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
8 jam yang lalu
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved