Wali Kota Jakarta Utara Dibuat Kesal Pertamina

Rabu, 27 Mei 2015 - 05:20 WIB
Wali Kota Jakarta Utara...
Wali Kota Jakarta Utara Dibuat Kesal Pertamina
A A A
JAKARTA - Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi dibuat geram dengan pengerjaan pembangunan saluran transimisi gas milik Pertamina di Jalan Plumpang Semper Raya, Koja, Jakarta Utara, yang tak kunjung selesai.

"Bikin macet, genangan juga, bahkan banjir, saluran air mampet, sempurna. Saya nilai itu lamban pembangunannya. Saya akan bersurat ke kementerian terkait kalau pembangunan saluran gas itu lamban terus," ujar Rustam kepada wartawan, Selasa 26 Mei kemarin.

Rustam juga mengatakan telah mengirim surat kepada Pertamina Gas sebanyak dua untuk segera mempercepat proyek pembangunan pipa gas dari Muara Karang hingga Muara Tawar. "Pada Februari dan April saya sudah menyurati pihak terkait. Namun, realisasi dari jawaban mereka yang berjanji untuk mempercepat proyek belum juga terlaksana," tambahnya.

Akibat pengerjaan proyek pipa gas oleh Pertamina Gas di sejumlah lokasi menyebabkan kawasan Plumpang menjadi kotor. Pengerjaan proyek itupun dituding juga memicu kemacetan.

"Bila belum ada realisasi perbaikan dalam waktu tiga hari, saya mengancam mengirim surat keluhan ke Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku kementrian yang mengkordinir seluruh BUMN. Itu proyek pipa gas dikeluhkan diantaranya di Jalan Raya Plumpang, Jalan Raya Tugu, Jalan Raya Cakung Cilincing, dan Jalan Akses Marunda," ujarnya.

Vice President for Coporate Communication PT Pertamina Wianda Arindita Pusponegoro mengatakan, pihaknya berupaya menyelesaikan pembangunan saluran pipa transmisi gas tersebut. Pembangunan tersebut dikerjakan mulai malam hingga dini hari, agar tidak menganggu arus lalu lintas.

"Pengerjaan itu dilakukan pada malam hingga dinihari, agar tidak menganggu lalu lintas. Itu pun harus ekstra hati-hati. Kenapa dikerjakan malam, karena enggak mungkin juga kita kerjakan pagi, kan padat. Selain itu enggak mungkin kami parkirkan pipa-pipa berukuran 24 inchi itu ke pinggir jalan. Kan bisa jadi macet," kata Wianda kepada wartawan, Selasa 26 Mei kemarin.

Dia berjanji akan mempercepat pembangunan tersebut. "Kita akan percepat. Bawa pipanya, di las, dan langsung ditanam. Semua ada target, namun pengerjaannya terbatas, ya itu kami harus ekstra hati-hati," tutupnya.
(whb)
Berita Terkait
Pemkot Jakut Sediakan...
Pemkot Jakut Sediakan 578 Lokasi Pemotongan Hewan Kurban
Nekat Beroperasi, Perusahaan...
Nekat Beroperasi, Perusahaan Penyedia Alat Pemancingan Disegel Pemkot Jakut
Belum Ada Jalur Sepeda,...
Belum Ada Jalur Sepeda, Pemkot Jakut: Kewenangan Ada di Pemprov DKI
Sistem Jemput Bola,...
Sistem Jemput Bola, Pemkot Jakut Lakukan Perekaman E-KTP untuk Disabilitas
FKTP dan Pemkot Jakut...
FKTP dan Pemkot Jakut Gelar Lomba Video Pendek Tingkat SLTA
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Pemkot Jakut Tiadakan Kawasan Khusus Bersepeda di Cilincing
Berita Terkini
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
10 menit yang lalu
BNN-Bea Cukai Sita 3,37...
BNN-Bea Cukai Sita 3,37 Ton Narkotika, Sahroni: Kejar Bandar Utamanya
18 menit yang lalu
Pemprov DKI Telusuri...
Pemprov DKI Telusuri Lahan Warga Pinggir Rel Pejompongan yang Terancam Digusur, Pramono: Saya Ingin Memanusiakan Orang
27 menit yang lalu
Ada Kebakaran Dekat...
Ada Kebakaran Dekat Rel, KRL Lintas Tangerang Mengalami Keterlambatan
1 jam yang lalu
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Begini Analisa BMKG
2 jam yang lalu
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku, BMKG: Waspada Gempa Susulan
3 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved