Polisi Geledah Kantor Disdikpora Demak

Selasa, 26 Mei 2015 - 09:51 WIB
Polisi Geledah Kantor...
Polisi Geledah Kantor Disdikpora Demak
A A A
SEMARANG - Penyidik Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jawa Tengah menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Demak, kemarin.

Penggeledahan ini terkait dugaan korupsi pengadaan alat-alat teknologi informasi tahun 2012 dengan kerugian negara sekitar Rp1,3miliar. Pantauan KORAN SINDO di Kantor Disdikpora Kabupaten Demak, Jalan Katonsari No 89, penyidik berjumlah delapan orang tiba pada pukul 13.30 WIB. Penggeledahan dipimpin Kepala Sub-dit III Tipidkor Dit Reskrimsus Polda Jawa Tengah AKBP Syarif Rahman.

Siang itu suasana kantor masih ramai. Beberapa PNS terlihat kaget dengan kedatangan penyidik Polda yang didampingi beberapa personel Polres Demak bersenjata laras panjang. Penyidik pun menggeledah beberapa ruangan. Penggeledahan memakan waktu sekitar 2 jam, penyidik menyita aneka dokumen termasuk CPU dari ruang bidang TK/SD setempat di lantai II. Kepala Subdirektorat III Tipidkor Dit Reskrimsus Polda Jawa Tengah, AKBP Syarif Rahman mengatakan, proyek itu berpagu anggaran Rp2,59 miliar dengan nilai kontrak Rp2,23 miliar untuk pengadaan peralatan teknologi informasi pada 103 unit SD/ SDLB.

Penyimpangan uang negara itubermodusmark up. Pemenang lelangnya atau penyedia barang adalah PT WAP, sebuah perusahaan lokal Demak. Perusahaan ini menyediakan peralatan dengan spesifikasi di bawah standar proyek. “Tipe barang-barangnya (pengadaan) dari lokal, Semarang dan Demak. Ada beberapa juga yang tidak lama sudah rusak. Selain itu, ternyata software- nya juga bajakan,” kata Syarif.

Syarif mengatakan, pimpinan PT WAP sudah diduga kuat jadi tersangka. Namun penetapan resminya menunggu gelar perkara internal penyidik. Saat ini baru ada satu pelaku dan terbuka kemungkinan besar akan ada tersangka lain. “Tentu bertahap. Pada perkara seperti ini ada yang melakukan, menyuruh lakukan, dan yang bertanggung jawab. Siapa pun bisa diperiksa (dan ditetapkan tersangka, termasuk kepala dinas),” ucapnya.

Kepala Disdikpora Kabupaten Demak, Mukhtar Lutfi mengatakan, akan terus kooperatif terhadap proses hukum. “Kalau penggeledahan, ya kami persilakan asalkan sesuai aturan,” kata Lutfi.

Eka setiawan
(ars)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
38 menit yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
3 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
5 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
5 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
5 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved