Padukan Tribal dan Cutting Zig-zag

Sabtu, 23 Mei 2015 - 13:30 WIB
Padukan Tribal dan Cutting...
Padukan Tribal dan Cutting Zig-zag
A A A
SURABAYA - Setiap desainer sebaiknya berani menghasilkan karya kreatif. Seperti desainer muda asal Surabaya, Prycilia, yang tampil beda dengan busana bertema geotribes.

Busana berwarna kuning dengan tambahan motif hitam putih ini merupakan gabungan motif tribal dan potongan geometris sehingga disebut geotribes. Keunikan desain kali ini terletak pada potongan geometris yang menyerupai zig-zag, seperti yang terlihat pada busananya. Jika dilihat dari atas hingga bawah, akan muncul motif lekukan.

Motif lekukan itulah yang disebut zig-zag, meski tidak lancip pada bagian ujungnya. Busana yang terdiri dari atasan dan bawahan ini tidak banyak bermain detail karena memang mengunggulkan bentuk potongan. Atasan sengaja dibuattanpalengansupaya tampil seksi dan bawahan menggunakan celana aladin yang panjangnya 7/8 atau di atas betis. Selain itu, menggunakan kerutan untuk belt atau pinggang supaya memberi kesan ramping.

Untuk bahan, Prycilia memilih kain katun strect, sedangkan warna dipilih pastel, seperti kuning dan hitam putih, supaya tampil lebih dramatik. “Sebenarnya tujuan kombinasi warna ini tidak hanya memberi kesan dramatik, tetapi juga menunjukkan colour block yang cantik antara dua warna itu,” kata Prycilia saat dijumpai dalam fashion show di Ciputra Worls Surabaya kemarin.

Siswa Lasalle College ini tidak hanya menampilkan karyanya yang bertema geotribes, tetapi juga membawa busana ready to wear yang tidak kalah anggun. Busana itu bertema colour emosion. Dari namanya, terlihat Prycilia ingin menampilkan warnawarna yang menggugah emosi setiap orang yang memakai maupun melihat tampilan busana itu. Prycilia menggabungkan beberapa warna sekaligus dalam satu balutan desain, yakni kuning, ungu, dan hijau.

Uniknya, tampilan warna itu dibuat secara degradasi. Hanya, kuning diletakkan paling banyak untuk bagian belakang desain hingga samping, sedangkan pada bagian tengah dimunculkan degradasi ungu hingga hijau. Soal cutting , pada desain kali ini juga terlihat tidak terlalu ribet. Busana malam ini didesain berupa dress dengan atasan tanpa lengan dan bawahan sebatas lutut.

Untuk bawahannya dibuat sedikit mengembang hingga membentuk rok, sedangkan desain bagian tengah seolah dibuat melengkung. Bahan yang digunakan Prycilia juga berbeda dari kebanyakan, yakni kain wafel yang terlihat seratnya dan agak tebal. Sama seperti busana sebelumnya, busana ini juga tidak banyak bermain detail, hanya menggunakan degradasi warna dan bermain cutting .

Mamik wijayanti
(bbg)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
36 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
54 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
1 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
1 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
2 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved