5 Tahun Memimpin Surabaya, Keberhasilan Risma Hanya Taman

Jum'at, 22 Mei 2015 - 15:18 WIB
5 Tahun Memimpin Surabaya,...
5 Tahun Memimpin Surabaya, Keberhasilan Risma Hanya Taman
A A A
SURABAYA - Sejumlah anggota DPRD Kota Surabaya yang menjadi Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan (LKPJ-AMJ) Wali Kota Surabaya mengkritisi kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Salah satu anggota Pansus, M Mahmud menilai, pembangunan yang berlangsung selama lima tahun ini hanya terpusat di tengah kota. Sementara di kawasan pinggiran masih terabaikan. Ini tercermin dari alokasi APBD.

Dia mencontohkan, perbaikan trotoar menggunakan keramik hanya dilakukan di pusat kota. Padahal, area itu jarang dilewati pengguna jalan. Kondisi tersebut sangat ironis, pasalnya di kawasan utara yang rawan banjir tak tersentuh pembangunan.

“Tunjungan sampai Darmo di keramik. Sedangkan di utara, butuh pavingisasi dan penanganan banjir belum ada realisasi,” katanya, kepada wartawan, Jumat (22/5/2015).

Politikus dari Partai Demokrat ini menduga, ada perbedaan perlakuan antara pusat kota dengan daerah lainnya. Padahal, menurut mantan Ketua DPRD ini, warga pinggiran juga mempunyai hak menikmati hasil pembangunan.

Selain pembangunan infrastruktur, pada bidang pendidikan juga Pemkot Surabaya tidak banyak mendapatkan prestasi. Padahal, anggaran yang dialokasikan cukup besar, mencapai Rp900 Miliar atau 20% dari APBD Kota Surabaya yang mencapai Rp7 triliun.

“Anggaran besar tapi tak menjamin juara, kalah sama Lamongan yang meraih nem terbaik. Padahal, anggarannya lebih rendah dibanding Surabaya,” keluhnya.

Senada dengan Mahmud, anggota Pansus LKPJ AMJ lainnya Vinsensius mengatakan, program pembangunan yang dijalankan Pemkot Surabaya tak mempunyai indikator yang jelas. Politikus Partai Nasdem ini mencontohkan sektor pariwisata.

"Prestasi itu masih kabur, karena tidak ada kepastian apakah wisatawan yang datang bertujuan berwisata atau sekedar transit. Tidak ada indikator yang jelas,” terangnya.

Terkait pembangunan, Pemkot Surabaya harusnya bisa mengukur keberhasilan pembangunan sesuai target dan lokasinya. “Jangan dirata-rata, harusnya by name by address. Karena setelah kami telusuri, ada kesenjangan,” tambah pengusaha mebel ini.

Vinsensius menganggap, keberhasilan yang diraih Wali Kota Surabaya hanya pertamanan saja. Lainnya, dia menilai kesuksesan wali kota perempuan itu hanya dari aspek pencitraan atau “personal branding” saja.

Sejak kepemimpinan Tri Rismaharini, tidak ada ikon pembangunan yang bisa dibanggakan. Beberapa kawasan kota berkembang karena investor. Meski begitu, rekomendasi LKPJ AMJ ini hanya bersifat kritik membangun.

Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 37 tahun 2007 tentang LKPJ Kepala Daerah pada DPRD, tak ada keharusan agar rekomendasi dijalankan. “Namun, secara politis saran yang diberikan dewan bisa dilaksanakan wali kota terpilih,” paparnya.
(san)
Berita Terkait
Setelah Lengser, Jadi...
Setelah Lengser, Jadi Mendikbud atau Mensos? Ini Jawaban Risma
10 Tahun Pimpin Surabaya,...
10 Tahun Pimpin Surabaya, Kinerja Risma Tak Akan Pernah Dilupakan Sejarah
Pulihkan Ekonomi Pasca-Pandemi...
Pulihkan Ekonomi Pasca-Pandemi Covid-19, Pemprov Jawa Timur Gerakkan Organisasi Perempuan Keagamaan
10 Tahun Wali Kota Risma...
10 Tahun Wali Kota Risma Gagas Permakanan hingga Perbanyak Bedah Rumah
Santer Diisukan Jadi...
Santer Diisukan Jadi Menteri Sosial, Ini Jawaban Risma
Kenakan Sepatu Boot...
Kenakan Sepatu Boot Pink, Wali Kota Risma Bantu Mengaspal Jalan
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
20 menit yang lalu
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
1 jam yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
3 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
4 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
4 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
5 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved