Warga Pagergunung Tolak Galian C

Jum'at, 22 Mei 2015 - 13:36 WIB
Warga Pagergunung Tolak...
Warga Pagergunung Tolak Galian C
A A A
KENDAL - Sejumlah warga Dusun Sokokarang, Desa Pagergunung, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menolak galian C yang beroperasi di wilayah tersebut. Mereka khawatir jadi korban longsor dan banjir.

Kekhawatiran warga memang beralasan. Lokasi galian C berada di atas bukit dengan sedikitnya 30 rumah penduduk berdiri persis di bawahnya. Sehingga, bencana longsor sangat berpeluang terjadi, terutama saat musim hujan.

"Bukan hanya rumah yang akan hilang jika terjadi bencana tanah longsor, tapi nyawa warga juga terancam. Kami hidup dalam rasa waswas setelah ada galian C di sini," kata Teguh, salah seorang warga Dusun Sokokarang, Jumat (22/5/2015).

Dia adalah salah satu warga yang rumahnya tepat berada di bawah tebing, lokasi aktivitas galian C. Menurutnya, rumah merupakan bagian penting untuk hidup berkeluarga dan masyarakat.

"Tapi kalau tiap saat waswas, semuanya jadi tidak nyaman. Habis kerja, bepergian atau apalah namanya pasti pulang ke rumah untuk kumpul keluarga, istirahat dan santai. Kalau sudah tidak nyaman, mau ke mana lagi."

Teguh mengaku tidak membubuhkan tanda tangan saat pihak perusahaan galian C meminta persetujuan warga setempat, untuk mengurus izin dan operasional ke pemerintah setempat.

"Tidak tanda tangan, tapi tiba-tiba galian C tetap beroperasi," keluhnya.

Keluhan juga disampaikan Suparno (36). "Jalan mulai rusak dan semakin parah. Intinya, warga hidupnya tidak tenang. Kami berharap pemerintah segera bertindak," kata dia.

Pemerhati Lingkungan Kabupaten Kendal Kuswanto mengatakan bahwa pemerintah setempat mestinya membuat regulasi tentang galian C, sekaligus penindakannya. "Banyak warga yang tidak tahu tentang regulasi galian C, sehingga ketika terjadi kasus susah untuk mengadu."

Kepala Satpol PP Kabupaten Kendal Toni Ari Wibowo mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan di lapangan.

"Sudah kami tutup, karena tak berizin. Lahan yang digunakan sekitar lima hektare," tandasnya.
(zik)
Berita Terkait
Galian C Ilegal Disidak...
Galian C Ilegal Disidak Dewan, Pengusaha: Izin Sedang Ditempuh
Kasus Galian C di Mojokerto...
Kasus Galian C di Mojokerto Berpotensi Seret Tersangka Baru
Tebing Galian C Setinggi...
Tebing Galian C Setinggi 75 Meter Longsor, 3 Penambang Tewas Tertimbun
Orang Gila Tertimbun...
Orang Gila Tertimbun Longsor di Nagreg, Tim SAR Lakukan Pencarian
Dramatis, Jasad 3 Penambang...
Dramatis, Jasad 3 Penambang Tertimbun Batu Tebing Bisa Dievakuasi
Protes Galian C dengan...
Protes Galian C dengan Tutup Akses Jalan, Dua Warga Diperiksa Polisi
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
5 jam yang lalu
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
7 jam yang lalu
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
9 jam yang lalu
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
9 jam yang lalu
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
10 jam yang lalu
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
10 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi C-130J-30,...
Spesifikasi C-130J-30, Raksasa Langit TNI AU yang Tembus Langit Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved