Keluarga Korban Longsor Gunung Kuda Minta Bebatuan Disingkirkan

Selasa, 19 Mei 2015 - 02:11 WIB
Keluarga Korban Longsor...
Keluarga Korban Longsor Gunung Kuda Minta Bebatuan Disingkirkan
A A A
CIREBON - 22 hari pascalongsor Gunung Kuda di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, tiga jenazah masih belum ditemukan. Keluarga korban berharap, setiap bebatuan di lokasi diangkut agar jenazah bisa ditemukan.

Upaya pencarian korban longsor yang terjadi 26 April lalu terus dilakukan hingga Senin (18/5/2015). Kerabat Samsul Anwar, salah satu korban yang belum ditemukan, Andi Sujana, menyatakan, pihak keluarga berharap jenazah Samsul ditemukan.

"Kami sebenarnya sudah ikhlas dengan kematian Samsul, tapi kami harap jenazahnya ditemukan sebagai tanda saja," ucap Andi.

Besarnya harapan pihak keluarga agar jenazah Samsul ditemukan tak lepas dari lokasi kejadian yang menurut dia sudah jelas. Jenazah, lanjut dia, hanya ada di sekitar lokasi longsor yang areanya tak besar dan tak perlu menyasar ke titik lain.

Setiap hari, keluarga Samsul rutin datang ke lokasi menyaksikan upaya pencarian tim evakuasi dengan harapan jenazah para korban ditemukan. Dia mengatakan, keluarga juga kerap menggelar doa bersama di kediaman Samsul.

"Bahkan, kami sampai mendatangi orang pintar. Setidaknya sudah tujuh paranormal didatangi, harapannya mencari tahu keberadaan jenazah Samsul," cetus dia.

Namun, upaya meminta petunjuk kepada paranormal itu tak membuahkan hasil apa pun. Andi pun berharap, metode pencarian diubah dengan menyingkirkan setiap batu yang menimbun para korban.

Dia pun menyayangkan minimnya sarana pengangkut batu, seperti truk maupun backhoe, yang dikerahkan di lokasi. Menurut dia, hanya ada dua unit dump truck dan dua unit backhoe yang dimanfaatkan di lokasi untuk mencari para korban.

"Lelah sih, tapi kami harap ada penambahan sarana dalam pencarian ini agar segera ditemukan," tandas dia.

Sementara itu, Kapolsek Dukupuntang AKP Sudarman menyatakan, penggalian bebatuan di lokasi longsor telah dilakukan. Menurut dia, saat ini tim pencari akan menyusuri jalan lama yang telah dibuat.

"Tapi materialnya masih tebal dan bebatuan masih rawan longsor lagi. Makanya kami masih upayakan memindahkan bebatuan ke sisi lain agar tak menumpuk dan membahayakan jika terjadi longsor," jelas dia.

Seperti diketahui, longsor di lokasi penambangan Galian C di Gunung Kuda terjadi Minggu (26/4/2015). (Baca: Longsor Gunung Kuda, Dua Tewas).
(zik)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Pencarian 3 Warga Korban...
Pencarian 3 Warga Korban Tanah Longsor di Kota Bogor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
4 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
5 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
8 jam yang lalu
Infografis
NASA Minta Penduduk...
NASA Minta Penduduk Bumi Siaga 1, Kondisi Alam Semesta Tak Stabil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved