Antisipasi Kekerasan Anak, Orangtua Harus Lakukan Ini
Selasa, 19 Mei 2015 - 04:08 WIB
Antisipasi Kekerasan Anak, Orangtua Harus Lakukan Ini
A
A
A
JAKARTA - Untuk mengantisipasi kekerasan terhadap anak, orangtua harus belajar bagaimana menjadi orangtua yang baik. Dengan persiapan mental yang baik, niscaya tidak akan terulang kasus penelantaran anak yang dilakukan orangtuanya.
Psikolog dari Universitas Indonesia (UI), Dewi Haroen menyarankan agar orang tua mengikuti kursus kilat bagaimana menjadi orang tua yang baik. Sehingga mereka tidak lantas mengorbankan anak ketika dalam kondisi down akibat kehidupan sosial atau kondisi ekonomi.
"Gaya hidup sudah berubah sekali saat ini dan ditambah mental orangtua tidak siap. Masyarakat saat ini juga tidak care dan mau tanya ke siapa juga gengsi," kata Dewi, Senin (18/5/2015). (Baca: Psikolog: Hedonisme Penyebab Orangtua Depresi)
Kursus singkat itu, kata dia, bisa dimulai dari tingkat terkecil mulai dari Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), RT dan RW. Dengan demikian, orang tua bisa memahami posisinya dan mendidik anak dengan cara seharusnya.
"Peningkatan fungsi PKK, RT dan RW juga sebagai deteksi jika terjadi permasalahan dalam kehidupan sosial masyarakat," saran dia.
Dengan kondisi kehidupan sosial saat ini yang tanpa sandaran sosial menyebabkan orangtua menjadi depresi. Dan ketika kondisi itu, tentunya sangat tidak menguntungkan posisi anak yang lebih lemah.
"Mental orang tua yang tidak siap yang menyebabkan banyak terjadi kasus seperti ini. Orangtua mungkin depresi dengan kondisi yang hedon," tutupnya.
Psikolog dari Universitas Indonesia (UI), Dewi Haroen menyarankan agar orang tua mengikuti kursus kilat bagaimana menjadi orang tua yang baik. Sehingga mereka tidak lantas mengorbankan anak ketika dalam kondisi down akibat kehidupan sosial atau kondisi ekonomi.
"Gaya hidup sudah berubah sekali saat ini dan ditambah mental orangtua tidak siap. Masyarakat saat ini juga tidak care dan mau tanya ke siapa juga gengsi," kata Dewi, Senin (18/5/2015). (Baca: Psikolog: Hedonisme Penyebab Orangtua Depresi)
Kursus singkat itu, kata dia, bisa dimulai dari tingkat terkecil mulai dari Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), RT dan RW. Dengan demikian, orang tua bisa memahami posisinya dan mendidik anak dengan cara seharusnya.
"Peningkatan fungsi PKK, RT dan RW juga sebagai deteksi jika terjadi permasalahan dalam kehidupan sosial masyarakat," saran dia.
Dengan kondisi kehidupan sosial saat ini yang tanpa sandaran sosial menyebabkan orangtua menjadi depresi. Dan ketika kondisi itu, tentunya sangat tidak menguntungkan posisi anak yang lebih lemah.
"Mental orang tua yang tidak siap yang menyebabkan banyak terjadi kasus seperti ini. Orangtua mungkin depresi dengan kondisi yang hedon," tutupnya.
(ysw)