Mensos dan KPAI Bahas Hak Asuh 5 Anak Korban Penelantaran

Senin, 18 Mei 2015 - 01:27 WIB
Mensos dan KPAI Bahas...
Mensos dan KPAI Bahas Hak Asuh 5 Anak Korban Penelantaran
A A A
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sudah membahas tentang hak asuh kelima anak yang diterlantarkan orangtuanya itu. Namun, proses hak asuh itu belum dapat diputuskan lantaran kelima anak itu akan menjalani proses penyembuhan psikologisnya selama satu bulan.

Khofifah mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPAI untuk membahas hak asuh kelima anak terlantar. Namun, pihaknya masih belum dapat menentukan pihak mana yang berhak soal hak asuh itu.

"Proses hak asuh sudah ada pembahasan. Keberlangsungan hak asuh, soal dimana mereka akan tinggal, pihak mana yang mengawal itu sudah dibahas," ujarnya pada wartawan di Cibubur, Minggu (17/5/2015).

Sejalan dengan Khofifah, Sekjen KPAI Erlinda pun mengungkapkan, pihak keluarga anak-anak itu pun sudah menjenguk kelima anak itu di rumah perlindungan (safe house) KPAI di Cibubur. Namun, permintaan hak asuh itu harus melalui assessment terlebih dahulu untuk menjamin keselamatan kelima anak itu.

"Ada yang ingin mengasuh dari kakek, nenek, om, dan tantenya. Tapi, itu perlu assessment. Mereka juga tidak boleh dipisahkan, asuhnya tidak satu-satu. Harus tumbuh kembang secara bersama kelimanya," tuturnya.

Erlinda pun menambahkan, saat ini pihaknya lebih memokuskan pada perkembangan kelima anak itu untuk membantu pemulihan psikologisnya dari trauma yang mereka alami itu di rumah perlindungan.

Jika selama di rumah perlindungan itu kelima anak tersebut sudah lebih membaik kondisinya, pihaknya pun akan membahas soal hak asuh anak itu ke depannya.

"Yang terpenting sekarang, mereka kami tempatkan di rumah yang lebih nyaman dan aman untuk kestabilan tumbuh kembang mereka. Setelah itu, akan di lihat, apakah mereka akan dikembalikan ke keluarga atau bagaimana. Kita akan evaluasi satu bulan ini," tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
1 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
3 jam yang lalu
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
4 jam yang lalu
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
12 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
14 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
14 jam yang lalu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved