Musim Liburan, Sampah Gunung Lawu Meningkat

Minggu, 17 Mei 2015 - 14:05 WIB
Musim Liburan, Sampah...
Musim Liburan, Sampah Gunung Lawu Meningkat
A A A
KARANGANYAR - Libur panjang pada akhir pekan ini dimanfaatkan oleh para pencinta alam untuk mendaki Gunung Lawu yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Akibatnya, volume sampah yang ada di gunung tersebut mengalami peningkatan.

Relawan SAR Anak Gunung Lawu (AGL) Budi menjelaskan, kenaikan jumlah para pendaki itu dimulai sejak Rabu pekan lalu. Menurutnya, para pendaki itu memanfaatkan libur tanggal merah yang ada pada pekan ini.

Pihaknya menyebutkan, jumlah para pendaki gunung yang sudah tidak aktif itu mengalami peningkatan beberapa kali lipat dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya. Menurutnya, jika pada hari biasa jumlah pendaki hanya berkisar pada angka puluhan, pada liburan kali ini naik menjadi ratusan pendaki.

"Jumlahnya meningkat baik dari wilayah sekitar Solo maupun warga dari luar kota, mereka memanfaatkan libur yang cukup panjang," ucapnya kepada KORAN SINDO, Minggu (17/5/2015).

Budi menambahkan, meningkatnya jumlah pendaki gunung tersebut secara otomatis meningkatkan volume sampah di sepanjang jalur pendakian. Sebab, secara otomatis para pendaki itu membawa bekal yang bisa menghasilkan sampah, seperti botol air mineral, plastik bungkus makanan, hingga sampah lain.

Namun, pihaknya belum bisa menghitung secara pasti jumlah sampah yang dihasilkan oleh para pendaki tersebut. Dia berharap peningkatan volume sampah itu tidak mengganggu pendakian dan merusak lingkungan sekitar.

Menurutnya, dalam waktu dekat ini pihaknya bersama tim Relawan AGL akan menyisir jalur pendakian untuk membersihkan sampah-sampah yang ada.

"Nanti akan kita sisir setelah libur panjang ini selesai, sampah-sampah akan kami bersihkan serta perbaikan jalur yang rusak," tegasnya

Sementara itu, Koordinator Pencinta Alam Waras Kota Solo Ishaan mengatakan, banyaknya pencinta alam yang melakukan pendakian itu tidak hanya disebabkan libur panjang, tetapi cuaca beberapa hari terakhir ini cukup bagus untuk melakukan pendakian.

Menurutnya, selain Gunung Lawu, para pendaki juga memadati Gunung Merapi dan Merbabu. "Cuacanya sudah berganti dari penghujan menjadi kemarau, pastinya pemandangan yang ada cukup bagus," tegasnya.
(zik)
Berita Terkait
Ekspedisi HUT Emas SIER,...
Ekspedisi HUT Emas SIER, Karyawan Bentangkan Spanduk di Puncak Lawu
Tali untuk Turun Putus,...
Tali untuk Turun Putus, Seorang Pendaki Jatuh ke Kawah Gunung Lawu
Pendaki Tewas di Gunung...
Pendaki Tewas di Gunung Lawu, Terjebak Hujan Deras dan Alami Hipotermia
7 Fakta Menarik Tentang...
7 Fakta Menarik Tentang Lawu, Gunung Berapi yang Penuh Misteri
Penampakan Gunung Lawu...
Penampakan Gunung Lawu dengan Awan Bersabuk Melingkar
Mahasiswi Undip Tewas...
Mahasiswi Undip Tewas di Gunung Lawu, Ditemukan di Pos 4 Jalur Cetho
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
17 menit yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
1 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
2 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
2 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
2 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
2 jam yang lalu
Infografis
Gunung Berapi Bawah...
Gunung Berapi Bawah Laut Jadi Ancaman AS setelah Kebakaran Hutan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved