Anggotanya Diduga Gelapkan Uang Rp18 M, Ini Kata Ongen Sangaji

Kamis, 14 Mei 2015 - 20:14 WIB
Anggotanya Diduga Gelapkan...
Anggotanya Diduga Gelapkan Uang Rp18 M, Ini Kata Ongen Sangaji
A A A
JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD DKI Jakarta Muhammad 'Ongen' Sangaji enggan mengomentari dilaporkannya WD anggota Fraksi Hanura terkait dugaan penggelapan uang senilai Rp18 miliar.

Ongen mengatakan, hingga kini belum berkomunikasi secara langsung maupun tidak langsung dengan WD. "Saya lagi libur hari ini, (DPRD DKI) juga sedang reses, belum dapat kabar apa-apa," ujar Ongen kepada Sindonews, Kamis (14/5/2015).

Menurut Ongen dirinya harus tahu secara pasti mengenai kasus yang menyeret teman di anggota dewan itu. Tak hanya itu kebenaran dan keakuratan juga harus diketahui oleh mantan Ketua Tim Hak Angket DPRD DKI Jakarta itu.

Sementara itu anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Hanura WD belum dapat dikonfirmasi. Sindonews mencoba menghubungi Wahyu melalui pesan singkat maupun telepon namun tidak diangkat.

Sebelumnya, WD dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan atas dugaan penggelapan uang sebanyak Rp18 miliar. Pelapor Andy Randy Rivai mengatakan, uang itu semestinya digunakan untuk membangun Hotel di Bali, namun proyek itu mangkrak selama dua tahun terakhir.

Dia menegaskan, pada 2 September 2013 dirinya bersepakat mendirikan perusahaan yang bernama PT Tri Selaras Sapta yang bergerak membangun sebuah hotel. Kemudian, WD diangkat menjadi Direktur Utama.

"WD mengatasnamakan perusahaan mengagunkan aset perusahaan berupa sertifikat tanah kemudian cair Rp18 miliar. Dari jumlah itu 30% digunakan untuk membangun," tegasnya kepada wartawan, Kamis (14/5/2015).

Namun, pada 18 Maret 2015 dirinya mendapat surat peringatan utang jatuh tempo, dan ternyata berdasarkan kunjungan dari bank pemberi pinjaman pada 9 Maret 2015 tidak ada aktifitas pembangunan proyek. "Inilah awal kami memutuskan melaporkan atas dugaan penggelapan uang perusahaan," jelasnya.
(whb)
Berita Terkait
Gelapkan Rp1,7 Miliar,...
Gelapkan Rp1,7 Miliar, Aipda DS Dilaporkan di Propam Polda Sumsel
Diduga Lakukan Penipuan,...
Diduga Lakukan Penipuan, Pasutri Ini Dijebloskan ke Tahanan Polda Metro
Terbukti Gelapkan Uang...
Terbukti Gelapkan Uang Jual Beli Kayu Rp3,6 Miliar, Bos PT DTA Divonis 1 Tahun
Ditipu Rp1,5 M, Pria...
Ditipu Rp1,5 M, Pria Asal Surabaya Langsung Polisikan Direktur 2 Perusahaan
Surat SP2HP Terbit,...
Surat SP2HP Terbit, Kuasa Hukum Pelapor: Hormati Proses Hukum yang Berjalan
Edan, Sepasang Kekasih...
Edan, Sepasang Kekasih Ini Kompak Gadaikan 6 Mobil Rental untuk Hura-hura
Berita Terkini
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
10 menit yang lalu
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
1 jam yang lalu
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
1 jam yang lalu
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
1 jam yang lalu
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
2 jam yang lalu
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
2 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved