Darah Langka, PMI Medan Imbau Masyarakat Jangan Takut Donor Darah

Kamis, 09 April 2020 - 06:30 WIB
Darah Langka, PMI Medan...
Darah Langka, PMI Medan Imbau Masyarakat Jangan Takut Donor Darah. Foto/Dok Humas Pemprov Sumut
A A A
Sejak mewabahnya Covid-19, partisipasi masyarakat untuk melakukan donor darah di Kota Medan semakin berkurang. Biasanya persediaan kantong darah pada situasi normal berjumlah 1.500 kantong, namun saat ini hanya tersedia 500 kantong. Penurunan ketersediaan ini mengkhawatirkan, lantaran banyak pasien dengan penyakit lain yang membutuhkan darah seperti kanker, anemia dan lainnya.

Hal ini disampaikan Kepala Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan Harry Butar-Butar saat konferensi pers secara live di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut Kantor Gubernur Jalan Diponegoro No 30 Medan, Rabu (8/4/2020).

“Kami paham bahwa Covid-19 merupakan penyakit yang berbahaya, tetapi kita jangan lupa dan mengesampingkan penyakit berbahaya lainnya. Masyarakat tidak perlu khawatir dan takut donor darah, mekanisme donor darah yang sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19 sudah kita lakukan di UDD PMI Kota Medan,” ujar Harry dikutip dari lama Sumutprov.go.id.

Selain itu, ada pula anggapan di tengah masyarakat bahwa mendonor dapat menurunkan imunitas tubuh. Harry menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Donor darah memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh dan mengurangi kemungkinan tubuh mengidap penyakit darah tinggi, diabetes dan penyakit lainnya. “Tubuh yang sehat tentu akan semakin meningkatkan imunitas tubuh,” katanya.

Harry pun mengungkap beberapa mekanisme donor darah yang diterapkan diantaranya pembatasan jumlah pendonor yang masuk ke ruangan dengan jarak masing-masing dua meter. Mengatur arus masuk dan keluar supaya tidak saling bersinggungan. “Khususnya kepada para pendonor tetap, jika masih ragu kami selalu menyediakan waktu untuk berdiskusi sebelum ingin mendonor darah,” ucap Harry.

Meskipun terjadi penurunan stok darah, Harry menegaskan bahwa tidak terjadi kenaikan harga darah karena darah tidak untuk diperdagangkan. Harga yang ditetapkan PMI Pusat dan Kemenkes hanya diperuntukkan untuk biaya pengolahan darah seperti pemeliharaan mesin-mesin dengan standar internasional, penyediaan kantong, reagensia dan lainnya.

“Pendonor adalah pahlawan bagi penderita penyakit lainnya yang sangat membutuhkan darah. Kami minta kesediaan dan keikhlasan untuk mendonorkan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Sebagai informasi, masyarakat tidak perlu membeli di PMI, karena PMI menyalurkan ke Bank Darah di RS,” pungkasnya.
(nfl)
Berita Terkait
Ini Cara Donor Plasma...
Ini Cara Donor Plasma Konvalesen dan Donor Darah Umum, Simak Bincang Bareng MNC Peduli-PMI DKI
Donor Darah, Pemkab...
Donor Darah, Pemkab Gowa Kumpulkan 126 Kantong Darah
Gelar Donor saat Rayakan...
Gelar Donor saat Rayakan HUT, PMI Maros Kumpulkan 89 Kantong Darah
PMI Butuh 1.200 Kantong...
PMI Butuh 1.200 Kantong Darah Per Bulan, Ini Langkah PSMTI Provinsi Bengkulu
MNC Peduli Gelar Donor...
MNC Peduli Gelar Donor Darah, PMI: Bantu Pengadaan Stok Darah
Terapkan Program Siaga...
Terapkan Program Siaga Bencana, 10 Desa Diberi Penghargaan PMI
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
5 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
5 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
6 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
6 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
7 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved