Warga Gantarang Tolak PPSBK Jadi Lokasi Karantina TKI yang Mudik

Selasa, 07 April 2020 - 13:48 WIB
Warga Gantarang Tolak...
Warga Bulukumba memasang spanduk penolakan PPSBK menjadi lokasi karantina TKI yang pulang saat mudik. Foto: Sindonews/Eky Hendrawan
A A A
Warga Desa Paenre Lompoe, Kecamatan Gantarang menolak rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, untuk menjadikan Gedung Pusat Pelayanan Sosial Bina Karya (PPSBK) Nirannuang Unit Pelayanan Tugas Daerah (UPTD) Dinas Sosial Provinsi Sulsel, di Bola Cippe'e, sebagai lokasi karantina.

Penolakan tersebut dilakukan warga dengan mendatangi kediaman Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Rijal yang berlokasi tidak jauh dari PPSBK Nirannuang, yang rencananya menjadi lokasi karantina bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (OPD) saat mudik jelang bulan Suci Ramadhan tahun ini.

Salah seorang warga, Musliadi Raup, mengaku resah dengan dijadikannya PPSBK di Bola Cippe’e sebagai tempat karantina para Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Beberapa spanduk penolakan juga sudah mulai di pasang di depan gedung PPSBK tersebut sebagai bentuk penolakan.

"Kami sangat menolak keras jika pemerintah daerah akan menempatkan kedatangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di PPSBK di Bola Cippe sebagai tempat karantina. Makanya kami datang (ke rumah ketua DPRD) bersama ratusan masyarakat Bola Cippe’e," katanya.

Direktur Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Bulukumba, Muhammad Jafar Parani meminta gedung baru DPRD Bulukumba dijadikan tempat karantina. Pasalnya, sejak diresmin tahun 2018 hingga saat ini gedung yang menelan anggaran miliar tersebut tak kunjung digunakan sehingga dapat menjadi alternatif lokasi karantina.

"PPSBK Nirannuang di Bola Cippe'e, padat penduduk, sehingga membuat warga sekitar resah jadi ditolak. Saya setuju, daripada gedung belum terpakai. Bila gedung DPRD dijadikan tempat karangtina," katanya, Selasa, (7/04/2020).

Menurut Jafar, jika lokasi karantina dilakukan di gedung baru DPRD. Maka DPRD akan lebih mudah memantau pelayanan. Lebih mudah melakukan pengawasan terhadap kinerja Pemkab Bulukumba melalui TGC dalam penanganan Covid-19 bagi peserta karantina.

"Kalau ditempatkan di gedung DPRD, tantu DPRD dapat melakukan pemantauan secara langsung. Pemantauan penanganan Covid-19 juga bisa dipantau langsung," jelasnya.
(agn)
Berita Terkait
Pemkab Bulukumba Dorong...
Pemkab Bulukumba Dorong Pembentukan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan
Tidak Ada Perubahan,...
Tidak Ada Perubahan, Program Kotaku di Bulukumba Disorot
Dewan Anggap Abdur Rajab...
Dewan Anggap Abdur Rajab Tak Cocok Jadi Direktur RSUD Bulukumba
Pusat Kegiatan Belajar...
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Bulukumba Dorong Peningkatan IPM
DPRD Tagih Janji Bupati...
DPRD Tagih Janji Bupati Bulukumba Copot Koordinator PSC
Ribut saat Bahas Anggaran,...
Ribut saat Bahas Anggaran, Pejabat Polisikan Legislator Bulukumba
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
57 menit yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
3 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
4 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
4 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
5 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
6 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved