Pemprov Masih Kaji Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar

Minggu, 05 April 2020 - 23:54 WIB
Pemprov Masih Kaji Penerapan...
Pemprov Sulsel masih akan mengkaji untuk menerapkan pembatasan sosial berskala besar. Foto: Sindonews/Ilustrasi
A A A
Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Kesehatan Sulsel, mengkaji penerapan pembatasan sosial berskala besar (PPSB) untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona.

Kepala Dinkes Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari menjelaskan, setidaknya ada 3 persyaratan yang juga disampaikan oleh Kemenkes bagi daerah yang menerapkan PPSB. Salah satunya, tingkat penyebaran virus dari segi waktu yang mengalami peningkatan signifikan.

"Kedua dari sisi wilayah dengan cepat menyebar ke wilayah. Ketiga, terkait bagaimana kesediaan pemerintah menyiapkan sandang pangan bagi masyarakat dengan diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar. Tapi ini masih kajian pimpinan," tegas Ichsan.

Sementara ini di Sulsel, hanya menerapkan karantina wilayah terbatas dengan pendekatan ke tingkat kelurahan, hingga RT/RW. Ichsan mengaku, pihaknya masih terus megidentifikasi dan mengkaji tingkat pertumbuhan kasus terdampak Covid-19 di tiap wilayah Sulsel.

"Kami pun sementara membuat peta bagaimana klaster yang memperlihatkan dari sisi waktu dan tempat (penyebaran virus). Kita bisa lihat kalau pembatasan di Sulsel, (cuma diterapkan) yang melonjak (kasusnya), (seperti) Makassar, Maros, Sidrap, Pangkep, yang lain cuma satu kasus. Ini akan menjadi kajian tim gugus ke depan," urai Icsan.

Meski begitu, dia tetap berharap masyarakat tetap disiplin dalam upaya penerapan social dan physical distancing. Sistem ini dinilai efektif dalam menekan angka pertumbuhan kasus Covid-19. Gubernur Sulsel, kata dia, juga sudah mengimbau agar warga tidak mudik.

"Kita sekarang mulai prinsip, kalau tidak patuh apa yang disampaikan maka setiap orang tanpa kecuali harus bertanggung jawab setiap adanya kenaikan jumlah ODP dan PDP dan tingginya secara keseluruhan angka Covid-19," tegas dia.
(agn)
Berita Terkait
Angka Reproduksi Virus...
Angka Reproduksi Virus Corona di Sulsel Kian Rendah Sampai 0.95
Tiga Kabupaten di Sulsel...
Tiga Kabupaten di Sulsel Ini Masih Aman dari Virus Corona
15 Ribu Alat Rapid Test...
15 Ribu Alat Rapid Test Virus Corona Disebar ke Seluruh Sulsel
Wagub Sulsel: Butuh...
Wagub Sulsel: Butuh Intervensi Sektor Hulu untuk Atasi COVID-19
Gubernur Sulsel Terima...
Gubernur Sulsel Terima Bantuan 1.000 Kg Beras dari YBM PLN
Siapkan Hotel Bintang...
Siapkan Hotel Bintang 5 untuk ODP, Gubernur Sulsel: Program Wisata 14 Hari
Berita Terkini
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
18 menit yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
58 menit yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
3 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
10 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
10 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved