Andi Kumala Idjo Tegaskan Dirinya Masih Pelaksana Raja Gowa

Minggu, 16 Juni 2019 - 23:53 WIB
Andi Kumala Idjo Tegaskan...
Andi Kumala Andi Idjo tegaskan dirinya masih Pelaksana Tugas (Plt) Raja Gowa. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
Andi Kumala Andi Idjo menegaskan dirinya masih tetap sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Raja Gowa sesuai pemberian mandat ketika Raja Gowa, Andi Maddusila wafat.

Dia pun menegaskan pencabutan statusnya selaku Plt Raja Gowa pada rapat yang digelar Dewan Pemangku Adat bersama Perangkat Adat Kerajaan Gowa, Sabtu (15/06/2019) malam, tidak sah.

Menurut Andi Kumala, pencabutan statusnya hanya bisa dilakukan oleh Dewa Adat Tinggi. ( Baca juga: Dewan Adat Cabut Status Plt Raja Gowa Andi Kumala Idjo )

"Itu tidak sah (pencabutan), Andi Makmum yang mengeluarkan mandat. Yang berhak mencabut dia juga," pungkasnya, Minggu (16/06/2019).

Dia memaparkan, semua perangkat adat kerajaan Gowa telah demisioner pascameninggalnya Raja Gowa Andi Maddusila, tahun 2018 lalu. Sehingga Andi Kumala mengklaim jika dirinya memiliki hak untuk menyusun perangkat adat yang baru.

"Ini juga bukan lagi kerajaan seperti dulu, punya kekuasaan. Kita hanya sebagai pelestari budaya yang telah digariskan oleh leluhur," tandas dia.

Sementara itu terkait pencabutan laporan pembobolan Istana Balla Lompoa ke Mabes Polri diakuinya dilakukan oleh utusan Dewan Adat Tinggi. Utusan tersebut berjumlah tiga orang. Dipimpin oleh Andi Masualle bersama Didis Abdi Abubaeda sebagai pelapor.

Andi Kumala mengatakan dirinya hanya sebatas menerima laporan soal rencana tersebut.

"Saya tidak terlibat dalam pencabutan itu, tetapi Andi Masualle bersama Didis," bebernya.

Mereka juga katanya, telah melapor ke Dewan Adat Tinggi, Andi Makmum Bau Tayang. ( Baca juga: Kerajaan Gowa Tolak Cabut Laporan Pengrusakan Balla Lompoa di Mabes )

"Jadi saya sampaikan silakan berangkat kalau begitu," sambung Andi Kumala.

Diketahui anggota keluarga Kerajaan Gowa sebelumnya melaporkan kasus dugaan pengrusakan bersama-sama Pintu Kerajaan Gowa tahun 2016 lalu.

Ketika itu, keluarga kerajaan melaporkan adanya pembukaan paksa pintu masuk di Museum Balla Lompoa, bahkan membawa gurinda untuk membuka brankas.
(bds)
Berita Terkait
Pihak Kerajaan Gowa...
Pihak Kerajaan Gowa Puji Kinerja Kepemimpinan Adnan-Kio
Berkunjung di Kerajaan...
Berkunjung di Kerajaan Gowa, Tjahjo Kumolo Diberi Keris Pusaka
Pelantikan Patonro Community...
Pelantikan Patonro Community Dirangkaikan Seminar Sejarah
Kisah Arung Palakka,...
Kisah Arung Palakka, Pahlawan Bone yang Dicap Pengkhianat
Mengenal Sejarah Kesultanan...
Mengenal Sejarah Kesultanan Gowa Tallo: Daftar Penguasa dan Peninggalannya
SYL Perkenalkan Kerajaan...
SYL Perkenalkan Kerajaan Gowa ke Pejabat Kementerian Pertanian
Berita Terkini
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
10 menit yang lalu
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
30 menit yang lalu
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
1 jam yang lalu
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
1 jam yang lalu
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
2 jam yang lalu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
2 jam yang lalu
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved