Antisipasi Corona, Masyarakat Diimbau Pakai Masker Kain

Minggu, 05 April 2020 - 20:21 WIB
Antisipasi Corona, Masyarakat...
Warga terlihat menggunakan masker saat jam pulang kerja di kawasan Jalan Kendal atau kawasan Stasiun Sudirman, Jakarta, Senin (2/3/2020). Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Yorri Farli
A A A
Pemerintah melalui Juru Bicara Pemerintah Penanganan virus corona (COVID-19) Achmad Yurianto mengimbau masyarakat menggunakan masker saat berada di luar rumah, terhitung mulai hari ini, Minggu (5/4/2020).

Hal ini sesuai rekomendasi dari World Health Organizarion (WHO) sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Mulai hari ini sesuai dengan rekomendasi dari WHO kami jalankan masker untuk semua. Semua harus menggunakan masker," kata Yuri dalam Konferensi Pers di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Minggu (5/4/2020).

Yuri mengatakan, masyarakat bisa menggunakan masker kain. Dia juga menjelaskan, bahwa masker bedah maupun masker N95 hanya untuk petugas kesehatan. "Gunakan masker kain. Ini menjadi penting, karena kita tidak pernah tahu di luar orang tanpa gejala banyak sekali didapatkan di luar," kata dia.

Dengan menggunakan masker, kata Yuri, sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona. "Kita tidak tahu bahwa mereka adalah sumber penyebaran penyakit. Oleh karena itu lindungi diri kita semua menggunakan masker pada saat keluar rumah," ujar dia.

Sekali lagi, Yuri mengingatkan bahwa masker bedah, masker N95 hanya untuk petugas kesehatan. Dia meminta masyarakat untuk menggunakan masker kain. "Gunakan masker kain. Masker kain bisa dicuci," ujar dia.

Namun menurut Yuri, masker kain bisa digunakan tidak lebih dari 4 jam setelah pemakaian. Setelah itu harus langsung dicuci dan direndam dengan air sabun. "Kami menyarankan penggunaan masker kain tidak lebih dari 4 jam. Untuk kemudian dicuci dengan cara direndam di air sabun dan kemudian dicuci," kata dia.

Hal ini, kata Yuri, sebagai upaya mencegah terjadinya penularan. "Karena kita tidak pernah tahu bahwa di luar banyak sekali kasus yang memiliki potensi untuk menularkan ke kita. Di samping cuci tangan dengan menggunakan sabun selama minimal 20 detik. Ini menjadi kunci bagi kita untuk kemudian mengendalikan penyakit ini," pungkas dia.
(nth)
Berita Terkait
Sweeping Masker di Pasar...
Sweeping Masker di Pasar Tradisional Dilakukan Sampai Dini Hari
Catat! Ini Pentingnya...
Catat! Ini Pentingnya Disinfeksi Masker Sebelum Dibuang
Tangkal COVID-19, Sicepat...
Tangkal COVID-19, Sicepat Distribusikan Masker Kain GEMAS ke Pelosok
Lebih Sering Gunakan...
Lebih Sering Gunakan Masker, Risiko Terinfeksi Covid-19 Berkurang
Pentingnya Menggunakan...
Pentingnya Menggunakan Masker dengan Benar untuk Cegah Covid-19
Polda Sulut Terima Bantuan...
Polda Sulut Terima Bantuan 100 Ribu Masker
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
11 menit yang lalu
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
42 menit yang lalu
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
7 jam yang lalu
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
7 jam yang lalu
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
7 jam yang lalu
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
9 jam yang lalu
Infografis
Mahkamah Konstitusi:...
Mahkamah Konstitusi: Foto Kampanye Tidak Boleh Dipoles Pakai AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved