Begini Penampakan Tempat Karantina di Bawah Lereng Gunung Ungaran

Rabu, 08 April 2020 - 17:00 WIB
Begini Penampakan Tempat...
Gubernur Ganjar Pranowo mengecek tempat karantina di desa Lerep, Kabupaten Semarang, Rabu (8/4/2020). Foto Dok Humas Pemprov Jateng
A A A
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo kembali mengecek kesiapan penanganan Covid-19 di level pedesaan. Kali ini, gubernur berambut putih itu mengecek pembuatan tempat karantina dan pembahasan relokasi serta realokasi anggaran dana desa di desa Lerep, Kabupaten Semarang, Rabu (8/4/2020).

Untuk tempat karantina, ada dua gedung yang tengah disiapkan oleh warga Lerep, yaitu balai desa dan gedung sekolah dasar. Di balai desa, sebanyak 14 ruang isolasi disiapkan yanv nantinya dikhususkan untuk perempuan. Sementara Karantina di gedung sekolah dasar disiapkan khusus untuk para pria yang berjumlah 60 ruang isolasi.

"Siapapun warga sini yang merantau dan memutuskan mudik wajib mejalani Karantina selama 14 hari," kata Kepala Desa Lerep, Sumariyadi, Rabu (8/4/2020).

Ia mengatakan ratusan warganya tengah berada di tanah rantau, baik di dalam maupun luar negeri. Saat inii, sudah ada 19 warganya yang datang dari perantauan dan menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Mereka dipantau sama RT dan bidan desa. Nanti setelah tempat karantina ini jadi mereka akan pindah ke sini. Tiga hari lagi karantina ini selesai," katanya.

Pembuatan tempat karantina tersebut, dikatakan Sumariyadi berasal dari anggaran dana desa. Diapun menjelaskan, saat ini bersama Badan Permusyawaratan Desa, pihaknya tengah membahas beberapa pos anggaran yang hendak digeser untuk tanggap Covid-19 ini.

"Pos anggaran pembangunan fisik yang kami geser untuk pembangunan karantina, pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat dan lainnya," katanya.

Kesigapan warga dan aparat desa Lerep dalam mengantisipasi Covid-19 tersebut diakui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai langkah taktis. Bahkan Ganjar mengatakan desa Lerep patut dicontoh seluruh desa di tanah air dalam hal menggerakkan warga, aparat sampai penataan ulang anggaran dana desanya.

"Mereka sudah melakukan relokasi dan realokasi anggaran seperti yang kita harapkan. Ruang karantina bahkan BUMDes mereka siapkan sedemikian rupa untuk mengantisipasi ini," katanya.

Ganjar pun mewanti-wanti agar tempat karantina tersebut benar-benar menerapkan protokol kesehatan sesuai standar, terlebih jika 19 warga yang tengah menjalani Isolasi mandiri tersebut sudah dipindahkan.

"Disuruh pakai masker, makan yang bergizi dan olahraga. Apalagi di depan ada lapangan. Dan yang penting kampanyekan terus agar warga pakai masker. Apalagi BUMDes-nya sini juga produksi masker," tandasnya.
(nun)
Berita Terkait
Tenda Karantina dari...
Tenda Karantina dari Megawati Siap Difungsikan
87 Warga Warga Perum...
87 Warga Warga Perum Kanisius Lakukan Isolasi Mandiri
25 Tenaga Medis RSUD...
25 Tenaga Medis RSUD Blora Jalani Isolasi
Pulang dari Luar Negeri,...
Pulang dari Luar Negeri, 2 Warga OKI Jalani Isolasi di ODP Center
Menhub Budi Karya Jalani...
Menhub Budi Karya Jalani Masa Karantina Pemulihan di Rumah
Kesaksian Pasien Covid...
Kesaksian Pasien Covid 19: Demam 12 Hari Hilang berkat Semangat Istri dan Isolasi Mandiri
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
8 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
11 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
12 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
12 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
13 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
14 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved