Gara-gara Corona, 30 Ribu Pekerja di Jakarta Kena PHK

Minggu, 05 April 2020 - 16:00 WIB
Gara-gara Corona, 30...
Sebanyak 162.416 pekerja di Jakarta terdampak virus Corona dengan 18.405 perusahaan. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
Sebanyak 30.137 pekerja di wilayah Jakarta terkena PHK (pemutusan hubungan kerja) sebagai akibat wabah virus Corona (Covid-19).

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi (Disnakertrans) dan Energi Pemprov DKI Jakarta juga menerima laporan 162.416 pekerja atau buruh terdampak virus Corona (Covid-19).

Kadisnakertrans dan Energi DKI Jakarta, Andry Yansyah, mengatakan, pendaftaran tenaga kerja/buruh atau perusahaan yang terdampak Covid-19 di Jakarta oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi telah ditutup pada Sabtu (4/4/2020) kemarin. Hasilnya, terdapat 18.405 perusahaan dan 162.416 pekerja buruh yang melapor terdampak Covid-19.

"Sebanyak 132.279 pekerja dari 14.697 perusahaan bekerja dari rumah. Lalu 3.348 perusahaan tutup dan 30.137 pekerjanya di- PHK (pemutusan hubungan kerja). Jadi total ada 162.416 pekerja yang terdampak dengan 18.405 perusahaan," kata Andri Yansyah, Minggu, (5/4/2020).

Menurut dia, ratusan ribu data pekerja tersebut telah dikirimkan kepada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk diverifikasi. Informasinya, pada 10 April akan mulai dilaunching bantuan tersebut.

Andri menjelaskan, pendaftaran bantuan kartu pra kerja dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi bagi yang terdampak Covid-19 terdapat dua kategori. Pertama, karena di PHK oleh perusahaan yang sudah bangkrut. Kedua, pekerja yang dirumahkan kehilangan pendapatan, seperti pekerja seni dan sebagainya. Kemudian pekerja kontruksi, guru honorer, Usaha Kecil Menengah (UKM), sopir angkot, tukang ojek, dan lainnya.

Adapun para pekerja yang tidak di PHK, nantinya bakal dibantu sampai dengan wabah Covid-19 tuntas. Bantua akan diberikan per bulan. Sedangkan untuk pekerja yang di PHK akan terus dibantu sampai kembali mendapatkan pekerjaan.

"Nah mekanisme pelaksanann, besaran bantuan, dan sebagainya itu kementerian yang akan melakukan. Kita cuma sebatas pendataan saja," pungkasnya.
(nun)
Berita Terkait
Putri Bos Narkoba El...
Putri Bos Narkoba El Chapo Bantu Kaum Miskin Terdampak Corona
Gotong Royong Atasi...
Gotong Royong Atasi Covid-19, Eagle Indo Pharma Sumbang Hand Sanitizer ke PMI
Antisipasi Penularan...
Antisipasi Penularan Corona, 60 Warga Desa Bah Joga Dirapid Test
Hasil Tes Swab Berbeda...
Hasil Tes Swab Berbeda di Litbangkes dan RS USU, PDP asal Taput Antara Positif dan Negatif
Kasus Infeksi Virus...
Kasus Infeksi Virus Corona Dunia Tembus 4 Juta
Tak Lulus Sekolah, Inilah...
Tak Lulus Sekolah, Inilah Penemu Pertama Virus Corona 1964
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
39 menit yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
3 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
3 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
3 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
4 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
4 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved