alexametrics

146 Santri Tahfidz Al-Qur’an Nasional Salatiga Diwisuda

loading...
146 Santri Tahfidz Al-Qur’an Nasional Salatiga Diwisuda
Wali Kota Salatiga Yuliyanto memberikan ucapan selamat kepada salah seorang santri Tahfidz Al-Quran Nasional Salatiga angkatan I yang diwisuda di Pendapa Pakuwon Pemkot Salatiga, Minggu (27/1/2019). FOTO/SINDOnews/Angga Rosa
A+ A-
SALATIGA - Sebanyak 146 santriwan santriwati Karantina Tahfidz Al-Qur’an Nasional Salatiga angkatan I diwisuda di Pendapa Pemkot Salatiga, Minggu (27/1/2019). Mereka diwisuda setelah mengikuti karantina selama satu bulan dan berhasil menghafalkan Alquran antara satu hingga 25 juz.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto selaku Penasihat Yayasan Karantina Tahfidz Al-Qur’an Nasional Salatiga mengatakan, program menghafalkan Alquran merupakan salah satu upaya untuk memberikan kesimbangan pada pendidikan akademis dan spiritual. Sebab prestasi di bidang akademis harus diimbangi pula dengan prestasi di bidang spiritual.



“Salatiga sudah memiliki lembaga Karantina Tahfidz Al-Qur’an Nasional. Mari bagi bapak ibu dan adik-adik semua untuk bisa memanfaatkannya, tanpa perlu ke luar kota. Boleh lah kita berprestasi di bidang akademis, namun alangkah lebih baik jika diimbangi juga dengan prestasi di bidang agama,” kata Yuliyanto.

Dia berpesan agar para wisudawan yang merupakan penghafal Quran dapat meneruskan kebiasaan baik yang telah dilaksanakan di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Ketua Yayasan Karantina Tahfidz Al-Qur’an Nasional Salatiga Titik Kirnaningsih Yuliyanto menjelaskan, sebanyak 146 santriwan santriwati yang diwisuda telah mengikuti karantina selama satu bulan. Selama sebulan santriwan santriwati tersebut telah berhasil menghafal antara 1 juz sampai ada juga yang 25 juz. “Pesertanyatidak hanya dari Kota Salatiga saja. Tetapi ada juga yang berasal dari beberapa kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ucapnya.
(nun)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top