Band Juicy Luicy Diadili di Pengadilan Musik DCDC

Minggu, 24 Februari 2019 - 12:04 WIB
Band Juicy Luicy Diadili...
Pengadilan Musik DCDC saat menghadirkan terdakwa grup band Juicy Luicy di Kantin Nations Panas Dalam, Jumat (22/2/2019) malam. Foto/SINDOnews/Arif Budianto
A A A
Bagi Anda kawula muda Bandung mungkin sudah umum pada parodi sidang Pengadilan Musik DCDC Djarum Coklat.Com di Kantin Nations Panas Dalam.

Sidang yang membahas musisi Bandung dan karyanya ini menjadi suguhan menarik lantaran peran Pidi Baiq dan Budi Dalton sebagai jaksa, Man Jasad sebagai hakim, dan Yoga dan Ruly sebagai pembela, serta Eddi Brokoli sebagai panitera.

Di episode ke-30, Pengadilan Music DCDC menghadirkan grup band Juicy Luicy. Topik utamanya adalah membuktikan kelayakan musik Juicy Luicy untuk dikonsumsi masyarakat.

Pada sidang kali ini, para penuntut dan hakim tampak cukup berhasil menguliti grup band ini. Mulai dari alasan pemilihan aliran musik, sejarah band, album yang telah diterbitkan, hingga rencana ke depan. Dengan konsep santai dan lucu, sidang berlangsung lancar dengan antusiasme pengunjung yang cukup bagus.

Juicy Luicy hadir di Bandung tahun 2012. Bermula dari sekelompok pemuda dari adik-kakak Denis dan Julian yang hobi memainkan musik dengan irama pop/jazz dengan kemampuan yang mumpuni. Mereka kemudian berkolaborasi, terjalin dengan sempurna secara alamiah.

Band ini memulai dengan lagu “Kini Nanti dan Selamanya”, “Mulai Berjalan” dan “Bebaskan”. Tiga lagi itu menjadi modal mempromosikan band mereka dengan cara independen. Album perdana Juicy Luicy berjudul Dansa Malam berhasil dirilis di tahun 2013, dengan lagu ”Terjebak Persahabatan” dan “Sabtu Malam Sendiri” yang menjadi andalan.

Karya mereka selanjutnya adalah lagu “Aku Cinta Dia yang Cinta Pacarnya” (2015), “Terlalu Tinggi” (2016) dan “Tanpa Tergesa” (2018) menjadi andalan Juicy Luicy untuk turut mewarnai kancah musik Indonesia. Hingga single terakhir mereka, “Tanpa Tergesa”.

Juicy Luicy berhasil merajai chart di berbagai radio di Indonesia, terutama di daerah Jawa Barat. Sederetan karya itu dibahas oleh penuntut. Salah satu pembahasan yang cukup panjang adalah album Dansa Malam. Namun personelnya mampu meyakinkan penuntut dan hakim bahwa musik mereka hadir menjadi pengantar saat di kendaraan.

Perwakilan pelaksana acara dari Satu Atap Production Giovitano mengatakan, pada episode ke 30 ini, ada beberapa perbedaan di Pengadilan Musik. Salah satunya, adanya konsep penajaman atas genre musik terdakwa. Sehingga ada sisi sejarah dan edukasi yang diterima pengunjung.

“Kali ini, kami membuat agar pengetahuan musik atas genre yang kami hadirkan lebih dalam dikengetahui. Ini menjadi alternatif bila belum ditanyakan penuntut,” kata Gio.

Pengadilan musik, ujar dia, terus berkomitmen menghadirkan berbagai macam genre musik. Dengan harapan, semakin banyak muncul musik musik kreatif di Bandung. Semakin banyak terdakwa musik yang dihadirkan, akan menambah kekayaan pengetahuan tentang musik.

Dia mengemukakan, menginjak episode 30, Pengadilan Musik DCDC telah banyak mewarnai blantika musik Bandung dan Tanah Air. Setiap episode, mampu menarik lebih dari 100 pengunjung untuk on the spot sehingga total 10.000. Belum termasuk penonton di situs pengunjung Youtube yang mencapai 5 juta penonton.
(awd)
Berita Terkait
Pagelaran Sabang Merauke,...
Pagelaran Sabang Merauke, Merayakan Keberagaman Melalui Seni
Ribuan Orang Hadiri...
Ribuan Orang Hadiri Malam Kilau Musik Raya-Selawat Bareng Cak Sodiq
Pererat Ukhuwah Islamiyah,...
Pererat Ukhuwah Islamiyah, GNN Jatim Gelar Pentas Seni Musik Islami
Lestarikan Budaya, Kaum...
Lestarikan Budaya, Kaum Muda Ganjar Gowa Pelatihan Tari dan Musik
Jimbaran Hub Hadirkan...
Jimbaran Hub Hadirkan Ruang Kolaborasi Seni, Musik, dan Budaya yang Berkelanjutan di Bali
Lestarikan Kesenian...
Lestarikan Kesenian Tradisional, GMC Jatim Gelar Lomba Musik Patrol
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
4 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
4 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
4 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
5 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved