Lestarikan Kesenian Tradisional, GMC Jatim Gelar Lomba Musik Patrol
Senin, 20 Februari 2023 - 10:06 WIB
loading...
Relawan GMC menggelar lomba musik Patrol di Warung Apresiasi, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jatim, Minggu (19/2/2023) malam. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JEMBER - Relawan Ganjar Milenial Center (GMC) menggelar lomba musik Patrol di Kabupaten Jember. Kegiatan itu salah satu upaya melestarikan seni budaya lokal yang berkembang di Jatim, khususnya Jember.
"Kali ini kami mengadakan lomba dan apresiasi musik Patrol, agar menjaga budaya musik tradisional," kata Korwil GMC Jatim Mahmud seusai kegiatan di Warung Apresiasi, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jatim, Minggu (19/2/2023) malam.
Acara ini disambut baik dan antuias oleh masyarakat, khususnya kaum milenial. Para tim yang menjadi juara tampil memukau dan dapat menghibur masyarakat.
Lomba ini diikuti 21 tim. Dari 21 tim yang ikut perlombaan, empat tim dipilih sebagai juara. Setiap tim terdiri dari 10 orang yang memainkan alat musik patrol, termasuk vokalis.
Hasilnya tim New Okat sebagai juara 1, Black List (juara 2), Putra Ambulu (juara 3), dan Black Style (juara harapan). Para pemenang mendapatkan uang pembinaan, peralatan musik seperti mic, merchandise hingga sertifikat penghargaan.
Mahmud menuturkan personel yang ada dalam tim musik Patrol sebagian besar kaum milenial. Mereka membawakan lagu religi, tradisional hingga lagu populer.
"Kami kaum milenial harus tetep menjunjung tinggi musik tradisional. Kami harus tetap menjaga ciri khas budaya lokal, kalau kita tidak lestarikan, maka akan redup," ujarnya.
"Kali ini kami mengadakan lomba dan apresiasi musik Patrol, agar menjaga budaya musik tradisional," kata Korwil GMC Jatim Mahmud seusai kegiatan di Warung Apresiasi, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jatim, Minggu (19/2/2023) malam.
Acara ini disambut baik dan antuias oleh masyarakat, khususnya kaum milenial. Para tim yang menjadi juara tampil memukau dan dapat menghibur masyarakat.
Lomba ini diikuti 21 tim. Dari 21 tim yang ikut perlombaan, empat tim dipilih sebagai juara. Setiap tim terdiri dari 10 orang yang memainkan alat musik patrol, termasuk vokalis.
Hasilnya tim New Okat sebagai juara 1, Black List (juara 2), Putra Ambulu (juara 3), dan Black Style (juara harapan). Para pemenang mendapatkan uang pembinaan, peralatan musik seperti mic, merchandise hingga sertifikat penghargaan.
Mahmud menuturkan personel yang ada dalam tim musik Patrol sebagian besar kaum milenial. Mereka membawakan lagu religi, tradisional hingga lagu populer.
"Kami kaum milenial harus tetep menjunjung tinggi musik tradisional. Kami harus tetap menjaga ciri khas budaya lokal, kalau kita tidak lestarikan, maka akan redup," ujarnya.
Lihat Juga :