Pemkab Bogor Anggarkan Rp384 Miliar untuk Tangani COVID-19

loading...
Pemkab Bogor Anggarkan Rp384 Miliar untuk Tangani COVID-19
Pemkab Bogor memfokuskan ulang pengalokasian anggaran biaya tak terduga (BTT), khususnya menyangkut penanganan bencana alam maunpun bencana non-alam menjadi Rp400 miliar. Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memfokuskan ulang pengalokasian anggaran biaya tak terduga (BTT), khususnya menyangkut penanganan bencana alam maunpun bencana non-alam menjadi Rp400 miliar. Dari anggaran tersebut, sebesar Rp384 miliar untuk bencana non-alam seperti wabah virus Corona atau COVID-19.

"Untuk penanganan bencana non-alam atau penanganan COVID-19 di Kabupaten Bogor, Pemkab mengalokasikan anggaran sejumlah Rp384 miliar," ujar Bupati Bogor Ade Yasin, Rabu (8/4/2020).

Ade menambahkan, dana penenganan COVID-19 ini dibagi untuk tiga komponen, yaitu penanganan kesehatan, dampak ekonomi, dan jaring pengaman sosial. Jaring pengaman sosial akan didistribusikan kepada kelompok keluarga miskin non-PKH sejumlah 209.994 KK, keluarga miskin baru (Misbar) dan kelompok Jamilah (Jatuh Miskin Lagi).



“Insya Allah, untuk kelompok-kelompok penerima di atas saat ini masih dilakukan pendataan di tingkat desa dan kelurahan, mudah-mudahan lancar dan bisa segera terealisasi," ungkapnya. (Baca juga; 3 Pasien Positif Corona di Kabupaten Bogor Sembuh)

Menurut Ade, tak hanya COVID-19, pihaknya juga tetap memberikan perhatian kepada penanganan bencana alam yang terjadi awal Januari dengan mengalokasikan Rp92,9 miliar dari dana BTT ini. "Jadi dana Rp92,9 miliar itu digunakan untuk air bersih, renovasi jalan dan jembatan, hunian sementara di Kecamatan Nanggung, Sukajaya dan Cigudeg, serta perbaikan rumah rusak dan sedang," ujarnya.
(wib)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top