Datang Lebih Pagi, Warga Slum Area di Tajur Halang Antusias Ikut Vaksinasi
Sabtu, 17 Juli 2021 - 10:26 WIB
loading...
Ratusan warga yang tinggal di pemukiman kumuh (slum area) di Kampung Jati, Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, pagi ini mendapatkan vaksinasi.Foto: SINDOnews/R Ratna Purnama
A
A
A
BOGOR - Ratusan warga yang tinggal di pemukiman kumuh (slum area) di Kampung Jati, RT 03/RW 05, Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, pagi ini mendapatkan vaksinasi dan pembagian sembako di Gerai Presisi Slum Area Polsek Tajur Halang
Kapolsek Tajur Halang Iptu Dwi Yulianto mengatakan, dalam rangka mensukseskan program vaksinasi massal Presisi Polri, selain masyarakat umum juga menyasar kalangan warga tidak mampu dan berpenghasilan tidak tetap di wilayah Tajur Halang.
Baca juga: Covid-19 di Kabupaten Bogor Kembali Pecah Rekor, Sehari Tambah 928 Kasus Positif
"Kita targetkan sebanyak 150 vaksin Sinovac dan 50 kantong sembako yang akan dibagikan kepada warga masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tetap, baik itu sebagai pemulung, pedagang keliling, dan lain-lain. Mereka inilah yang paling merasakan dampak pandemi Covid-19. Masyarakat yang akan divaksim mulai usia dari 18-50 tahun," ujarnya didampingi Kanit Binmas Ipda Yohanes, Sabtu (17/7/2021).
Kapolsek menuturkan warga begitu antusias terhadap kegiatan simaksud mengingat selama ini mereka merasa kesulitan untuk mendapatkan vaksin gratis, sehingga rela datang lebih pagi sebelum kegiatan dimulai.
Kapolsek Tajur Halang Iptu Dwi Yulianto mengatakan, dalam rangka mensukseskan program vaksinasi massal Presisi Polri, selain masyarakat umum juga menyasar kalangan warga tidak mampu dan berpenghasilan tidak tetap di wilayah Tajur Halang.
Baca juga: Covid-19 di Kabupaten Bogor Kembali Pecah Rekor, Sehari Tambah 928 Kasus Positif
"Kita targetkan sebanyak 150 vaksin Sinovac dan 50 kantong sembako yang akan dibagikan kepada warga masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tetap, baik itu sebagai pemulung, pedagang keliling, dan lain-lain. Mereka inilah yang paling merasakan dampak pandemi Covid-19. Masyarakat yang akan divaksim mulai usia dari 18-50 tahun," ujarnya didampingi Kanit Binmas Ipda Yohanes, Sabtu (17/7/2021).
Kapolsek menuturkan warga begitu antusias terhadap kegiatan simaksud mengingat selama ini mereka merasa kesulitan untuk mendapatkan vaksin gratis, sehingga rela datang lebih pagi sebelum kegiatan dimulai.
Lihat Juga :