Satu Minggu Dicari Tak Ketemu, Operasi SAR Kakek Kamsiah Dihentikan

Kamis, 09 April 2020 - 00:07 WIB
Satu Minggu Dicari Tak...
Tim SAR gabungan sepakat menghentikan operasi pencarian terhadap kakek Kamsiah. Insert: Tim dari Pos SAR Cirebon memantau Sungai Cimanuk yang arusnya deras. Foto-foto/Humas Basarnas Bandung
A A A
Tim search and rescue (SAR) gabungan memutuskan menghentikan operasi pencarian kakek Kamsiah (72) yang tenggelam di Sungai Cimanuk, Kabupaten Indramayu.

Keputusan menghentikan operasi SAR terhadap korban pada Rabu (8/4/2020) pukul 17.00 WIB ini telah melalui beberapa pertimbangan. Selain masa operasi telah berlangsung selama satu minggu namun tak juga membuahkan hasil, kendala cuaca juga menjadi pertimbangan utama.

Koordinator Pos SAR Cirebon Imam Rosyadi mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi seluruh unsur tim SAR gabungan bersama keluarga korban, pencarian telah dilakukan secara maksimal dan dinilai sudah tidak efektif.

Tim juga mempertimbangkan kondisi personel di lapangan. Maka operasi SAR sepakat dihentikan, selanjutnya dilakukan pemantauan dari jauh. "Unsur tim SAR siap siaga jika menerima laporan terkait korban kakek Kamsiah," kata Imam, Rabu (8/4/2020).

Pencarian terhadap kakek Kamsiah, ujar Imam, dinilai cukup sulit dengan berbagai kendala yang ditemui tim di lapangan. Di antaranya, lebar dan panjang sungai atau area pencarian, arus Sungai Cimanuk sangat deras.

Satu Minggu Dicari Tak Ketemu, Operasi SAR Kakek Kamsiah Dihentikan


Banyak cabang menuju muara sungai, cuaca yang berubah-ubah disekitar lokasi pencarian, dan sering terjadi naik dan turunnya debit air secara tiba-tiba.

"Keluarga korban telah ikhlas dan sepakat bahwa tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian secara maksimal," ujar Imam.

Unsur yang terlibat dalam operasi ini antara, Pos SAR Cirebon, Polair Polres Indramayu, BPBD Indramayu, Tagana Indramayu, SAR MTA, SAR FKAM, dan masyarakat setempat.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bekerja secara maksimal di lapangan walau dengan hasil pencarian nihil. Masyarakat diimbau terus waspada dan berhati hati dalam melakukan aktivitas di air mengingat musibah orang tenggelam di Jawa Barat cukup sering terjadi," pungkas Koordinator Pos SAR Cirebon.

Diketahui, kakek Kamsiah (72) terjatuh bersama motornya saat sedang menyeberangi Sungai Cimanuk menggunakan perahu di Desa Bangodua, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu.

Akibatnya, tubuh kakek Kamsiah hilang terseret arus Sungai Cimanuk. Peristiwa tragis itu terjadi pada Kamis (2/4/2020) sekitar pukul 09.00 WIB.
(awd)
Berita Terkait
Sungai Cimanuk Meluap,...
Sungai Cimanuk Meluap, 7 Kecamatan di Indramayu Terendam Banjir
3 Siswi SD di Indramayu...
3 Siswi SD di Indramayu Tenggelam di Sungai saat Kegiatan Pramuka, Begini Kronologinya
Remaja 12 Tahun Terbawa...
Remaja 12 Tahun Terbawa Arus Pantai di Indramayu, SAR Lakukan Pencarian
Periksa Ketua DPD Golkar...
Periksa Ketua DPD Golkar Jabar, KPK Usut Aliran Uang Suap Proyek Indramayu
2 Siswi SD di Indramayu...
2 Siswi SD di Indramayu Tewas Tenggelam, 1 Anak Masih Proses Pencarian
Tercebur Sungai saat...
Tercebur Sungai saat Bermain, Balita di Indramayu Tewas
Berita Terkini
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
8 menit yang lalu
Gempa Besar M6,7 Guncang...
Gempa Besar M6,7 Guncang Palu, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
39 menit yang lalu
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
1 jam yang lalu
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
1 jam yang lalu
Gempa Besar Berkekuatan...
Gempa Besar Berkekuatan M6,7 Guncang Palu Sulteng
1 jam yang lalu
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved