Jawa Timur

Gelar acara wayangan, Anas sindir Demokrat & Jero Wacik

Selasa,  27 Agustus 2013  −  08:20 WIB
Gelar acara wayangan Anas sindir Demokrat Jero Wacik
Ilustrasi Okezone
Sindonews.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengganti acara open house hari raya Idul Fitri  yang biasanya digelar rutin di rumah ibundanya Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, dengan wayangan semalam suntuk.

"Ini sebagai ganti acara open house yang biasanya saya lakukan setiap lebaran," tutur Anas Urbaningrum yang didaulat naik panggung memberi sambutan Senin (26/8/2013) malam.

Entah sengaja atau tidak, wayang kulit dengan dalang Ki Entus Susmono mengambil lakon Pandawa Labuh atau pandawa dadu.

Kisah Mahabarata yang bercerita tentang tergulingnya kekuasaan Pandawa oleh Kurawa karena dicurangi tokoh antagonis Sengkuni.

Sebagai simbolisasi, Anas menyerahkan sebuah wayang Bratasena kepada anggota DPR RI Gede Pasek Suardika.

Oleh Gede Pasek, Bratasena yang juga dikenal  dengan nama Werkudara, Bimasena atau Jagal Abilawa dipasrahkan kepada dalang Entus Susmono.

"Dalam cerita Mahabarata, Bratasena ini  yang membunuh Sengkuni," terang Anas disambut tepuk tangan ratusan penonton.

Sekedar mengingatkan, sebelum terguling dari jabatanya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat,  Anas Urbaningrum sempat melontarkan tudingan adanya politik sengkuni di dalam partai Demokrat.

Para sengkuni itulah yang tidak menginginkan mantan Ketua PB HMI itu tetap  menjadi orang nomor satu di Partai Demokrat.

Dalam kesempatan itu, Anas juga menggunakan toilet untuk para penonton wayang sebagai sindiran politik.


Selanjutnya...
dibaca 1.802x
Halaman 1 dari 2
Bagikan artikel ini :
Daftarkan email anda
untuk update berita terkini
Subscribe
shadow