Papua & Maluku

Mantan Sekda Malut diperiksa polisi

Selasa,  5 Februari 2013  −  14:31 WIB
Mantan Sekda Malut diperiksa polisi
Ilustrasi (istimewa)

Sindonews.com - Penyidik Kepolisian Resort (Polres) Kota Tidore Kepulauan Maluku Utara melakukan pemeriksaan terhadap Mantan Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Utara Muhajir Albar.

Muhajir menjalani pemeriksaan selama empat jam, terkait kasus rekomendasi palsu persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore atas pembentukan Kota Sofifi menjadi daerah Otonom Baru (DOP) Ibukota Pemprov Malut tahun 2001 lalu.
 
Pemeriksaan Mantan Sekda Prov Malut yang juga calon Gubernur Malut pada pemilukada gubernur 1 Juni 2013 ini di benarkan oleh AKP Rosita AR Kasat Reskrim Polres Tidore Kepulauan dalam pesan singkatnya Selasa (05/02/2013).
 
“Mantan Sekda Muhajir Albar kami periksa selama empat jam lebih, pemeriksaan terhadap Muhajir terkait kasus pemalsuan rekomendasi palsu yang menyeret sejumlah pejabat dan sejumlah anggota DPRD Kota Tidore untuk menjadikan Sofifi menjadi Ibukota Prov Malut,” kata Kasat Reskrim Polres Tidore AKP Rosita AR melalui pesan singkatnya, Selasa (5/2/2013).
 
Ditambahkan Rosita, dalam pemeriksaan Muhajir tersebut, penyidik menyodorkan 25 pertanyaan seputar rekomendasi palsu. Muhajir diperiksa karena dinilai sangat mengetahui kasus tersebut, namun status Muhajir masih sebatas saksi.
 
Selain Muhajir, Penyidik sebelumnya telah melakukan pemeriksaan terhadap 24 orang saksi. Termasuk 18 anggota DPRD Tidore dan dua diantaranya orang Bobato kesultana Tidore Kepulauan dan lima orang diluar termasuk Walikota Tidore Kepulauan Ahmad Mahifa dan mantan staf walikota Jabir Ibrahim.


(ysw)

views: 1.176x
Bagikan artikel ini :
shadow