Sumatera

Tuntut pengembalian lahan, kebun sawit dipagari

Sabtu,  26 Januari 2013  −  18:04 WIB
Tuntut pengembalian lahan, kebun sawit dipagari
Warga Kecamatan Kikim menduduki lahan sawit. (andhiko/koransindo)

Sindonews.com – Merasa lahannya dirampas, warga Desa Sungai Laru dan Tanjung Aur Kecamatan Kikim Tengah, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan melakukan demonstrasi dengan memagari lahan kelapa sawit. Mereka menuntut agar pengelola perkebunan sawit mengembalikan lahan mereka.

Aksi yang terjadi sekira pukul 13.00 WIB berlangsung tertib. Sejumlah warga tampak menduduki lahan milik PT Sawit Mas Sejahtera (SMS) atau Eks PT Perjapin Prima.

Menurut salah seorang warga, masyarakat memang berhak mengambil lahan tersebut, karena tidak masuk dalam Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan.
"Lahan harus dikembalikan. Jika memang masuk dalam HGU, tolong tunjukan masa berlakunya sampai kapan," tegas warga lainnya dilapangan yang enggan disebut namanya, Sabtu (26/1/2013).
 
Sementara itu Camat Kikim Tengah, Abdul Rauf mengaku dalam waktu dekat, pihaknya memanggil pihak perusahaan dan masyarakat untuk membahas masalah tersebut.

"Kita akan memanggil kedua pihak, guna penyelesaian agar tidak ada lagi aksi-aksi seperti ini kedepannya," katanya.
 
Kapolres Lahat, AKBP Budi Suryanto melalui Kapolsek Kikim Tengah, Rudi membenarkan aksi masyarakat tersebut dan pihaknya melakukan pengamanan untuk menhindari hal tidak diinginkan.

"Kami mengharapkan pemerintah daerah dulu yang melakukan mediasi antara kedua pihak. Polisi hanya mengamankan saja, ini yang kami jelaskan ke warga saat demonstrasi tadi, jangan sampai nantinya mereka jadi salah paham," pungkasnya.


(ysw)

views: 1.403x
shadow