alexa snippet

Tulis Kalimat Provokasi di Medsos Oknum Polisi Minta Maaf

Tulis Kalimat Provokasi di Medsos Oknum Polisi Minta Maaf
Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
WATAMPONE - Seorang oknum anggota Polisi Bripda Syukur meminta maaf kepada puluhan mahasiswa dari organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Bone di aula Mapolres Bone, Selasa (1/11/2016) siang.

Oknum tersebut meminta maaf setelah beredar percakapan bernada provokasi di Media sosial (medsos) paska unjukrasa yang berujung bentrok di Mapolres Bone pada Jumat 28 Oktober 2016 lalu. Oknum tersebut memposting kata-kata menantang mahasiswa di facebook.

Percakapan tersebut lalu tersebar dan ditanggapi sejumlah mahasiswa di Bone dan mendesak oknum tersebut meminta maaf secara terbuka.

Aktivis HMI Cabang Bone, Andi Ridho mengatakan jika percakapan itu benar maka hal itu sangat tidak wajar bagi seorang polisi telah memberikan sinyal provokatif kepada teman-teman mahasiswa khususnya yang terlibat dalam demonstrasi hari itu

"Ketika berita percakapan itu tersebar di Medsos, kami menyesalkan hal tersebut apalagi dia adalah anggota polisi," Ujar Ridho.

Pihak Polres Bone lalu memediasi pertemuan mahasiswa dan oknum polisi Bripda Syukur yang dipimpin langsung oleh Kabag OPS Polres Bone, Kompol Asrofi.

Bripda syukur yang bertugas di Mapolres Bone, menyatakan permohonan maaf pada puluhan perwakilan tiga organisasi atas apa yang telah dilontarkan di medsos itu.

"Saya memohon maaf dengan kata-kata yang saya tulis di medsos, perkataan itu saya anggap candaan dengan seorang wanita yang saya anggap sebagai adik saya. dan tidak ada maksud untuk itu," kata Bripda syakur.

Sementara Kasi Propam Polres Bone, Iptu M Natsir mengatakan atas tindakan Bripda Syukur pihaknya telah memberikan hukuman berupa teguran agar oknum tersebut tidak mengulangi perbuatannya. "Dia sudah minta maaf dan kami memberikan teguran lisan," kata Kasi Propam.



(nag)
dibaca 17.777x
loading gif
Top