Berdalih Hargai Kearifan Lokal, Kasus Penembakan Operator Alat Berat di Merangin Berakhir Damai
Sabtu, 14 Januari 2023 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
"Kedua belah belah pihak berdamai secara adat, untuk menghindari konflik antar desa, dan menghormati kearifan lokal, dan perdamaian ini di lakukan oleh pemuka adat masing masing Desa" kata Kapolres Sabtu (13/1/2023).
Baca: Penembak Operator Ekskavator di Merangin Diburu 2 Timsus Polisi.
Sedangkan keluarga korban, ER mengatakan bahwa perdamaian secara adat telah dilakukan dengan denda Rp 150 juta, namun ER tidak mengetahui siapa yang membayar uang dengan jumlah tersebut.
"Memang kasus penembakan di Sungai Pinang itu sudah damai secara adat, saya dengar bayar Rp 150 juta dengan korban, namun siapa yang bayar kami dak tau. kalau sudah damai kami mau ngomong apa lagi, sementara pelaku penembakan juga tidak tahu," pungkas ER.
Baca: Penembak Operator Ekskavator di Merangin Diburu 2 Timsus Polisi.
Sedangkan keluarga korban, ER mengatakan bahwa perdamaian secara adat telah dilakukan dengan denda Rp 150 juta, namun ER tidak mengetahui siapa yang membayar uang dengan jumlah tersebut.
"Memang kasus penembakan di Sungai Pinang itu sudah damai secara adat, saya dengar bayar Rp 150 juta dengan korban, namun siapa yang bayar kami dak tau. kalau sudah damai kami mau ngomong apa lagi, sementara pelaku penembakan juga tidak tahu," pungkas ER.
(nag)
Lihat Juga :