Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Warga Diminta Aspada APG
Sabtu, 14 Januari 2023 - 10:27 WIB
loading...
Aktivitas Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali meningkat, warga diminta waspada. Foto/iNews TV/Joni Nura
A
A
A
LEMBATA - Gunung Ile Lewotolok yang ada di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali erupsi. Hal itu ditandai dengan munculnya semburan material vulkanik dari kawah Gunung Ile Lewotolok.
Baca juga: Gunung Ili Lewotolok Meletus, Warga Diminta Waspadai Awan Panas
Semburan material vulkanik dari kawah Gunung Ile Lewotolok, teramati berbentuk asap pekat kelabu setinggi 400 meter dari bibir kawah. Selain itu, juga tercatat adanya peningkatan aktivitas kegempaan.
Pengamat Gunung Api Ile Lewotolok, Stanislaus Arakian mengatakan, erupsi Gunung Ile Lewotolok terjadi sekitar pukul 07.00 Wita. "Di seismograf, erupsi terekam dengan amplitudo 8,6 mm, dan durasi 35 detik," terangnya.
Baca juga: Lava Pijar Kembali Dimuntahkan Gunung Semeru, Status Masih Siaga
Menurutnya, kolom abu dari kawah Gunung Ile Lewotolok mengarah ke timur. Hingga kini status Gunung Ile Lewotolok masih berada di level II atau waspada, namun masyarakat di wilayah Kecamatan Ile Ape, dan Ile Ape Timur, diminta mewaspadai terjadinya Awan Panas Guguran (APG).
Baca juga: Kisah Kertanagara, Raja Terakhir Singasari yang Suka Mabuk Miras dan Pesta Terlarang Bersama Wanita-wanita Cantik
PVMBG mengimbau agar warga tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari puncak Gunung Ile Lewotolok, untuk menghindari jatuhnya korban akibat terkena lontaran material vulkanik, maupun APG.
Baca juga: Gunung Ili Lewotolok Meletus, Warga Diminta Waspadai Awan Panas
Semburan material vulkanik dari kawah Gunung Ile Lewotolok, teramati berbentuk asap pekat kelabu setinggi 400 meter dari bibir kawah. Selain itu, juga tercatat adanya peningkatan aktivitas kegempaan.
Pengamat Gunung Api Ile Lewotolok, Stanislaus Arakian mengatakan, erupsi Gunung Ile Lewotolok terjadi sekitar pukul 07.00 Wita. "Di seismograf, erupsi terekam dengan amplitudo 8,6 mm, dan durasi 35 detik," terangnya.
Baca juga: Lava Pijar Kembali Dimuntahkan Gunung Semeru, Status Masih Siaga
Menurutnya, kolom abu dari kawah Gunung Ile Lewotolok mengarah ke timur. Hingga kini status Gunung Ile Lewotolok masih berada di level II atau waspada, namun masyarakat di wilayah Kecamatan Ile Ape, dan Ile Ape Timur, diminta mewaspadai terjadinya Awan Panas Guguran (APG).
Baca juga: Kisah Kertanagara, Raja Terakhir Singasari yang Suka Mabuk Miras dan Pesta Terlarang Bersama Wanita-wanita Cantik
PVMBG mengimbau agar warga tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari puncak Gunung Ile Lewotolok, untuk menghindari jatuhnya korban akibat terkena lontaran material vulkanik, maupun APG.
(eyt)
Lihat Juga :