Kasus Pengusiran Keluarga Polisi di Tangerang Masuk Persidangan, Hakim: Barang Dikeluarkan Tanpa Prosedur
Rabu, 11 Januari 2023 - 16:02 WIB
loading...
Hakim PN Tangerang saat sidang lapangan kasus keluarga polisi yang diusir paksa. Foto: MPI/Istimewa
A
A
A
TANGERANG - Kasus pengusiran paksa keluarga polisi dari rumahnya di Jalan Ketapang Dongkal, Cipondoh, Kota Tangerang, masih terus bergulir. Kini kasus tersebut memasuki persidangan .
Pengadilan Negeri (PN) Tangerang yang dipimpin oleh Majelis Hakim Rahman Rajaguguk melakukan sidang pemeriksaan di lapangan. Baca juga: Kasus Keluarga Polisi Diusir dari Rumah, Ini Penjelasan Balai Lelang Swasta
"Jadi kami (pengadilan) hanya melihat benar ada rumah sudah dikosongkan, barang-barang dikekuarkan semua tanpa prosedur dan tanpa ada berita acara," ujarnya di Tangerang, Rabu (11/1/2023).
Menurut Rahman, keluarga polisi berinisial R tinggal di rumah tersebut. Kemudian, rumah tersebut dilelang tanpa sepengetahuannya lantaran terlilit utang.
"Siapa pemenang lelang? Atas nama Rasmidi? Setelah Rasmidi pemenang lelang, lalu dikosongkan kan?" tanya Rahman kepada pihak penggugat dan tergugat.
Menurut Rahman, si pemenang lelang yakni Rasmidi mengosongkan paksa rumah tersebut dengan membawa sekelompok orang. "Selanjutnya, sekarang siapa yang menguasai rumah ini? Soalnyakan ada sendal di depan rumah, ada handuk juga, berarti kan ada orang di dalam," tukasnya.
"Jadi kesimpulan kita, kelihatan ada yang menempati rumah itu, tapi tidak tahu siapa," tambahnya.
Ditegaskannya, jadi memang kenyataannya, R sudah keluar dari rumah ini dan barang-barangnya sudah tidak ada lagi.
Pengadilan Negeri (PN) Tangerang yang dipimpin oleh Majelis Hakim Rahman Rajaguguk melakukan sidang pemeriksaan di lapangan. Baca juga: Kasus Keluarga Polisi Diusir dari Rumah, Ini Penjelasan Balai Lelang Swasta
"Jadi kami (pengadilan) hanya melihat benar ada rumah sudah dikosongkan, barang-barang dikekuarkan semua tanpa prosedur dan tanpa ada berita acara," ujarnya di Tangerang, Rabu (11/1/2023).
Menurut Rahman, keluarga polisi berinisial R tinggal di rumah tersebut. Kemudian, rumah tersebut dilelang tanpa sepengetahuannya lantaran terlilit utang.
"Siapa pemenang lelang? Atas nama Rasmidi? Setelah Rasmidi pemenang lelang, lalu dikosongkan kan?" tanya Rahman kepada pihak penggugat dan tergugat.
Menurut Rahman, si pemenang lelang yakni Rasmidi mengosongkan paksa rumah tersebut dengan membawa sekelompok orang. "Selanjutnya, sekarang siapa yang menguasai rumah ini? Soalnyakan ada sendal di depan rumah, ada handuk juga, berarti kan ada orang di dalam," tukasnya.
"Jadi kesimpulan kita, kelihatan ada yang menempati rumah itu, tapi tidak tahu siapa," tambahnya.
Ditegaskannya, jadi memang kenyataannya, R sudah keluar dari rumah ini dan barang-barangnya sudah tidak ada lagi.
Lihat Juga :