Gubernur Khofifah Resmikan 2 Jembatan di Pacitan yang Putus Diterjang Banjir
Rabu, 11 Januari 2023 - 08:15 WIB
loading...
A
A
A
“Jembatan putus masuk dalam prioritas penanganan. Jembatan ini bukan hanya memiliki fungsi fisik saja, melainkan juga memiliki fungsi menghubungkannekonomi, pendidikan, layanan kesehatan juga menyambungkan seduluran (persaudaraan),” ungkapnya, Selasa (10/1/2023).
Khofifah menambahkan, peresmian jembatan ini juga menjadi pendukung maksimalisasi aktivitas warga pasca pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah pusat.
“Pacitan merupakan daerah kedua yang memiliki prosentase Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terendah di Jatim. Artinya ini menjadi potensi bahwa masyarakat Pacitan adalah masyarakat yang pekerja keras,” sebutnya.
Bupati Indrata Nur Bayuaji mengatakan, Pacitan merupakan salah satu daerah di Jatim yang dalam setahun selalu siaga bencana. Hal tersebut dikarenakan jika memasuki musim kemarau, maka Pacitan akan rawan kekeringan. Jika masuk musim penghujan maka Pacitan memiliki ancaman bencana tanah longsor dan banjir.
“Hal ini dibuktikan dengan adanya kejadian tanah retak yang mengakibatkan 16 rumah terdampak. Mudah-mudahan komunikasi antara BPBD Pacitan dan Pemprov Jatim bisa terbangun dengan baik agar penanganan cepat dan tanggap," ujarnya.
Khofifah menambahkan, peresmian jembatan ini juga menjadi pendukung maksimalisasi aktivitas warga pasca pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah pusat.
“Pacitan merupakan daerah kedua yang memiliki prosentase Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terendah di Jatim. Artinya ini menjadi potensi bahwa masyarakat Pacitan adalah masyarakat yang pekerja keras,” sebutnya.
Bupati Indrata Nur Bayuaji mengatakan, Pacitan merupakan salah satu daerah di Jatim yang dalam setahun selalu siaga bencana. Hal tersebut dikarenakan jika memasuki musim kemarau, maka Pacitan akan rawan kekeringan. Jika masuk musim penghujan maka Pacitan memiliki ancaman bencana tanah longsor dan banjir.
“Hal ini dibuktikan dengan adanya kejadian tanah retak yang mengakibatkan 16 rumah terdampak. Mudah-mudahan komunikasi antara BPBD Pacitan dan Pemprov Jatim bisa terbangun dengan baik agar penanganan cepat dan tanggap," ujarnya.
(msd)
Lihat Juga :