Pemkot Bekasi Larang Jual Beli Chiki Ngebul karena Berbahaya

Senin, 09 Januari 2023 - 20:35 WIB
loading...
Pemkot Bekasi Larang...
Pemkot Bekasi bakal mengedarkan surat pemberitahuan terkait bahan berbahaya yang terkandung dalam jajanan viral chiki ngebul (cikbul). Foto: Dok SINDOnews
A A A
BEKASI - Pemkot Bekasi bakal mengedarkan surat pemberitahuan terkait bahan berbahaya yang terkandung dalam jajanan viral chiki ngebul (cikbul). Larangan itu menyusul kasus keracunan yang dialami anak-anak yang mengonsumsinya.

“Hari ini juga akan dikeluarkan surat pemberitahuan bahwa itu sangat berbahaya untuk dikonsumsi masyarakat,” kata Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Senin (9/1/2023).
Baca juga: Dinkes Bekasi Imbau Faskes Cepat Lapor Temuan Kasus Keracunan Chiki Ngebul

Surat pemberitahan itu sekaligus mewajibkan proses pemantauan dan pengawasan terkait peredaran cikbul di Kota Bekasi hingga pada tingkat RT. “Kita sampai ke satuan kinerja kita yang paling rendah sampai ke RT RW kemudian kelurahan dan Satpol PP untuk kemudian tidak mereka melakukan kegiatan jual belinya di Kota Bekasi,” ujar Tri.

Langkah itu demi kesehatan dan keamanan masyarakat. Lebih lanjut, Pemkot Bekasi tetap siaga ketika ada laporan keracunan akibat mengonsumsi cikbul.

Chiki ngebul yang mengandung nitrogen mengakibatkan 28 anak di Jawa Barat mengalami keracunan. Sebanyak 28 korban yakni 24 anak di Tasikmalaya dan 4 anak di Bekasi.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, PLN EPI Teken 4 Perjanjian Jual Beli Gas dan LNG di IPA Convex 2026
Cegah Jual Beli Kursi...
Cegah Jual Beli Kursi di SPMB 2026, Kemendikdasmen Kunci Data di Dapodik
Rekomendasi
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved