Banjir Demak Akibat Tanggul Kali Babon Jebol, Ratusan Warga Dievakuasi ke Pengungsian
Sabtu, 07 Januari 2023 - 11:27 WIB
loading...
Warga Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Demak mengungsi lantaran rumah mereka terendam banjir. Foto/Ist
A
A
A
DEMAK - Banjir Demak akibat tanggul Kali Babon jebol membuat rumah warga Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Demak, Jawa Tengah terendam. Ratusan warga harus dievakuasi ke tempat pengungsian.
Ketinggian banjir yang merendam Desa Kebonbatur berkisar antara 50 sentimeter hingga 1 meter. Sehingga warga harus dievakuasi ke tempat yang aman. Evakuasi warga dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Polres Demam, TNI, BPBD dan relawan.
Baca juga: Miris, Tak Ada Salep untuk Gatal, Korban Banjir Demak Terpaksa Obati Kulit Pakai Solar
"Evakuasi dilakukan dengan membawa perahu karet hingga menggendong warga ketempat aman dari banjir. Hingga saat ini rumah warga Desa Kebonbatur masih terendam banjir," kata Kapolres Demak AKBP Budi Andhy Buono, Sabtu (7/1/2023).
Personel Polres Demak juga melakukan patroli di lingkungan Desa Kebonbatur untuk mengantisipasi tindak kriminalitas.
"Ini untuk mencegah aksi pencurian di rumah yang ditinggal pemiliknya," ujarnya.
Budi mengatakan, pihaknya juga mendirikan dapur umum bagi warga terdampak jebolnya tanggul Sungai Babon. Rusaknya tanggul membuat ratusan rumah terendam banjir di wilayah tersebut.
Ketinggian banjir yang merendam Desa Kebonbatur berkisar antara 50 sentimeter hingga 1 meter. Sehingga warga harus dievakuasi ke tempat yang aman. Evakuasi warga dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Polres Demam, TNI, BPBD dan relawan.
Baca juga: Miris, Tak Ada Salep untuk Gatal, Korban Banjir Demak Terpaksa Obati Kulit Pakai Solar
"Evakuasi dilakukan dengan membawa perahu karet hingga menggendong warga ketempat aman dari banjir. Hingga saat ini rumah warga Desa Kebonbatur masih terendam banjir," kata Kapolres Demak AKBP Budi Andhy Buono, Sabtu (7/1/2023).
Personel Polres Demak juga melakukan patroli di lingkungan Desa Kebonbatur untuk mengantisipasi tindak kriminalitas.
"Ini untuk mencegah aksi pencurian di rumah yang ditinggal pemiliknya," ujarnya.
Budi mengatakan, pihaknya juga mendirikan dapur umum bagi warga terdampak jebolnya tanggul Sungai Babon. Rusaknya tanggul membuat ratusan rumah terendam banjir di wilayah tersebut.
Lihat Juga :