Tergiur Gaji Besar di Angkasa Pura, Kakak Beradik Ini Malah Kehilangan Uang Rp680 Juta
Selasa, 03 Januari 2023 - 19:33 WIB
loading...
A
A
A
Saat itu pelaku menjanjikan korban dapat bekerja di PT Angkasa Pura I dengan gaji besar, Rp 20 juta per bulan. Namun agar bisa langsung bekerja, maka PDD meminta sejumlah uang kepada korban, alasannya untuk pelicin kepada atasan atau HRD mereka. "Saat itu, PDD meminta masing-masing korban untuk menyetor uang sebesar Rp340 juta,"kata dia.
Baca juga: Tergiur Gaji Besar, 2 Pemuda Sukabumi Jadi Korban TPPO di Laos
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Mahardian Dewo Negoro menambahkan, saat itu korban memang tak kunjung mendapat panggilan kerja. Dan dengan akal bulusnya, pelaku kemudian mengirim uang Rp20 juta ke masing-masing korban.
"Kala itu pelaku mengatakan jika keduanya sudah diterima. Namun karena masih Covid-19 maka keduanya diminta bekerja di rumah. Sebagai bukti diterima, mereka sudah mendapatkan gaji Rp20 juta itu. Padahal sejatinya uang itu dari korban juga," bebernya.
Namun karena dianggap terlalu lama tidak ada kepastian, di bulan Januari 2022 korban mencoba menanyakan soal pekerjaan tersebut. Keduanya mencoba menanyakan kepastian status mereka dalam pekerjaan tersebut.
Namun mereka kebingungan karena tersangka tidak bisa dihubungi. Karena curiga, kedua korban kemudian melapor ke Mapolres Gunungkidul.
Baca juga: Tergiur Gaji Besar, 2 Pemuda Sukabumi Jadi Korban TPPO di Laos
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Mahardian Dewo Negoro menambahkan, saat itu korban memang tak kunjung mendapat panggilan kerja. Dan dengan akal bulusnya, pelaku kemudian mengirim uang Rp20 juta ke masing-masing korban.
"Kala itu pelaku mengatakan jika keduanya sudah diterima. Namun karena masih Covid-19 maka keduanya diminta bekerja di rumah. Sebagai bukti diterima, mereka sudah mendapatkan gaji Rp20 juta itu. Padahal sejatinya uang itu dari korban juga," bebernya.
Namun karena dianggap terlalu lama tidak ada kepastian, di bulan Januari 2022 korban mencoba menanyakan soal pekerjaan tersebut. Keduanya mencoba menanyakan kepastian status mereka dalam pekerjaan tersebut.
Namun mereka kebingungan karena tersangka tidak bisa dihubungi. Karena curiga, kedua korban kemudian melapor ke Mapolres Gunungkidul.
Lihat Juga :