Banjir Bandang Terjang Tanah Laut, 1.349 Rumah Terendam
Minggu, 12 Juli 2020 - 17:43 WIB
loading...
A
A
A
BPBD Kabupaten Tanah Laut, TNI, Polri, dan relawan lainnya telah turun ke lapangan membantu evakuasi dan melakukan pendataan warga yang dilanda banjir. (Baca juga: Umat Nasrani Mojokerto Gelar Ibadah dengan Protokol Kesehatan )
Melihat analisis dari InaRISK, wilayah Kabupaten Tanah Laut memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Luas bahaya akibat banjir mencakup 137 ribu hektar di sebelas kecamatan. Sedangkan dari sisi risiko, tiga puluh delapan persen penduduk atau sekitar 123.172 jiwa di sebelas kecamatan tersebut berpotensi terdampak banjir.
Masyarakat diimbau untuk terus waspada dan siap siaga dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor dan banjir bandang. Hujan dengan intesitas tinggi dan berlangsung cukup lama bisa menjadi salah satu indikator dalam menyikapi kesiapsiagaan masyarakat.
Adapun rincian daerah terdampak, meliputi
1. Kelurahan Angsau, Kec. Pelaihari :
a. Jl. Pintu air Rt. 24 Kel. Angsau, 200 buah rumah, 250 KK, 1.200 Jiwa
b. Jl. A. Yani Parit Mas Rt. 19 Rt. 20 dan Rt.27 Kel. Angsau, 550 buah rumah, 600 KK, 1.500 Jiwa
c. Jl. Sepakat Rt.10 (Belakang Kompi) Kel. Angsau, 65 buah rumah, 70 KK, 300 Jiwa
d. Gg. Berkat Rt.04 Kel Angsau 25 buah rumah, 30 KK, 100 Jiwa
e. Jl. Manunggal (Belakang Eks. RSUD H. Boejasin), Rt 15, Kel. Angsau, 4 buah rumah, 4 KK, 20 Jiwa.
Total rumah yang terendam = 844 buah rumah
Total KK dan Jiwa = 954 KK, 3.120 Jiwa
2. Desa Atu-Atu, Kec. Pelaihari :
a. Jl. H. M. Jaferi, Desa Atu-Atu, 25 buah rumah, 35 KK, 100 Jiwa
b. Saka Permai, Desa Atu-Atu, 15 buah rumah, 25 KK, 160 Jiwa
Melihat analisis dari InaRISK, wilayah Kabupaten Tanah Laut memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Luas bahaya akibat banjir mencakup 137 ribu hektar di sebelas kecamatan. Sedangkan dari sisi risiko, tiga puluh delapan persen penduduk atau sekitar 123.172 jiwa di sebelas kecamatan tersebut berpotensi terdampak banjir.
Masyarakat diimbau untuk terus waspada dan siap siaga dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor dan banjir bandang. Hujan dengan intesitas tinggi dan berlangsung cukup lama bisa menjadi salah satu indikator dalam menyikapi kesiapsiagaan masyarakat.
Adapun rincian daerah terdampak, meliputi
1. Kelurahan Angsau, Kec. Pelaihari :
a. Jl. Pintu air Rt. 24 Kel. Angsau, 200 buah rumah, 250 KK, 1.200 Jiwa
b. Jl. A. Yani Parit Mas Rt. 19 Rt. 20 dan Rt.27 Kel. Angsau, 550 buah rumah, 600 KK, 1.500 Jiwa
c. Jl. Sepakat Rt.10 (Belakang Kompi) Kel. Angsau, 65 buah rumah, 70 KK, 300 Jiwa
d. Gg. Berkat Rt.04 Kel Angsau 25 buah rumah, 30 KK, 100 Jiwa
e. Jl. Manunggal (Belakang Eks. RSUD H. Boejasin), Rt 15, Kel. Angsau, 4 buah rumah, 4 KK, 20 Jiwa.
Total rumah yang terendam = 844 buah rumah
Total KK dan Jiwa = 954 KK, 3.120 Jiwa
2. Desa Atu-Atu, Kec. Pelaihari :
a. Jl. H. M. Jaferi, Desa Atu-Atu, 25 buah rumah, 35 KK, 100 Jiwa
b. Saka Permai, Desa Atu-Atu, 15 buah rumah, 25 KK, 160 Jiwa
Lihat Juga :